Kementan: Peternak Lampung Berpeluang Kuat di Pasar Nasional hingga Global

0
1777664621587


Jakarta, 30 April 2026 — Kementerian Pertanian Republik Indonesia menegaskan bahwa peternak di Provinsi Lampung memiliki peluang besar untuk memperkuat posisi di pasar nasional bahkan menembus pasar internasional. Hal ini seiring dengan dukungan kebijakan pemerintah dan penguatan ekosistem peternakan yang terus dilakukan secara berkelanjutan.

Penegasan tersebut mengemuka dalam pertemuan strategis antara Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia perwakilan Provinsi Lampung dengan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian di Jakarta, Kamis (30/4/2026).

Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Kementan, Hary Suhada, menyatakan optimisme terhadap potensi besar Lampung dalam pengembangan subsektor peternakan.
“Kami optimistis Lampung tidak hanya menjadi penghasil ternak di tingkat daerah, tetapi juga mampu tampil sebagai pemain penting di pasar nasional bahkan internasional,” ujar Hary.

Penguatan Produksi dan Standar Kualitas

Menurut Hary, peluang besar tersebut harus diiringi dengan peningkatan produktivitas, kualitas ternak, serta kemampuan peternak dalam memenuhi standar pasar yang semakin kompetitif.
Pemerintah, lanjutnya, hadir melalui berbagai program strategis, mulai dari penguatan perbibitan, penyediaan pakan berkualitas, hingga pengendalian penyakit hewan.

Selain itu, penguatan kelembagaan peternak melalui koperasi juga menjadi fokus penting. Dorongan investasi, khususnya di sektor sapi perah dan sapi pedaging, dinilai menjadi langkah strategis untuk meningkatkan produksi dalam negeri dan mengurangi ketergantungan impor.

Sinergi Pusat dan Daerah

Anggota Komite II DPD RI, Bustami Zainudin, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah agar potensi peternakan Lampung dapat dikembangkan secara optimal.

“Pertemuan ini menjadi langkah konkret untuk menyelaraskan program daerah dengan kebijakan nasional, sehingga potensi besar Lampung bisa dimaksimalkan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Lampung Kunci Rantai Pasok Nasional

Sementara itu, Ketua Kelompok Unggas dan Aneka Ternak Direktorat Perbibitan dan Produksi Ternak, Rofi’i, mengungkapkan kontribusi Lampung terhadap pasokan nasional terus meningkat, terutama pada komoditas unggas.
Produksi ayam pedaging dan telur dari Lampung bahkan telah menyuplai kebutuhan di Jakarta, menandakan posisi strategis daerah tersebut dalam rantai pasok pangan nasional.

Dorong Ketahanan Pangan Nasional

Kementerian Pertanian menegaskan akan terus mendampingi peternak melalui kebijakan yang adaptif, penguatan produksi, serta penciptaan ekosistem usaha yang sehat dan berkelanjutan.

Langkah ini diharapkan mampu menjadikan peternak sebagai pelaku utama dalam mendukung ketahanan pangan nasional, sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di sektor peternakan global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *