Dudung Ultimatum Program MBG: “Tak Sesuai di Lapangan, Akan Dibabat”

0
1777664352191-1


Jakarta, 30 April 2026 — Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman menegaskan komitmen pengawasan ketat terhadap program prioritas pemerintah. Ia menyatakan tidak akan mentolerir pelaksanaan program yang menyimpang dari tujuan, khususnya pada program strategis seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Sekolah Rakyat.

Pernyataan tegas tersebut disampaikan Dudung saat membuka Kongres VII Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia di Jakarta, Kamis (30/4). Dalam forum itu, ia menekankan bahwa Kantor Staf Presiden (KSP) memiliki peran penting sebagai penghubung antara masyarakat dan pemerintah, sekaligus pengawas pelaksanaan program nasional.
“Termasuk program prioritas nasional dan program unggulan Bapak Presiden seperti MBG, Sekolah Rakyat dan sebagainya,” ujar Dudung.

Ia bahkan melontarkan peringatan keras terhadap pelaksana program di lapangan. “Kalau tidak benar pelaksanaan di lapangan, akan saya babat nanti,” tegasnya.
Pengawasan Diperketat, Respons Laporan Masyarakat
Dudung menjelaskan, pengawasan dilakukan secara aktif, termasuk dengan menindaklanjuti laporan masyarakat terkait pelaksanaan program. Menurutnya, keterlibatan publik menjadi bagian penting dalam memastikan program pemerintah berjalan sesuai sasaran.

Program Makan Bergizi Gratis sendiri merupakan salah satu prioritas nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak, sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Sementara itu, program Sekolah Rakyat dirancang untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu, sehingga tidak ada lagi anak bangsa yang tertinggal dalam memperoleh pendidikan.

Tekankan Wawasan Kebangsaan

Selain menyoroti pengawasan program, Dudung Abdurachman juga menekankan pentingnya wawasan kebangsaan sebagai fondasi utama ketahanan nasional.
Ia mengingatkan bahwa di tengah dinamika global yang penuh konflik, Indonesia harus tetap menjaga persatuan di tengah keberagaman suku, agama, dan golongan.
Menurutnya, kekuatan bangsa tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga oleh soliditas sosial dan kesadaran kolektif sebagai satu bangsa.

Imbau Bijak Bermedia Sosial

Dalam kesempatan tersebut, Dudung turut mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menyaring informasi, khususnya di era digital yang sarat dengan arus informasi cepat dan masif.
Ia mengimbau agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang bersifat provokatif maupun menyesatkan.
“Oleh karenanya mari mata dan telinga kita kita pasang untuk tetap mendengar dan melihat hal-hal yang positif, tidak kemudian terbawa dengan informasi-informasi yang menyesatkan,” tuturnya.

Pastikan Program Tepat Sasaran

Dengan pengawasan yang diperketat, pemerintah berharap seluruh program prioritas dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.
Pernyataan tegas Dudung menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tidak hanya fokus pada perencanaan program, tetapi juga serius dalam memastikan implementasi di lapangan berjalan sesuai dengan tujuan awal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *