Kangen Band Diumumkan Bubar, Dodhy Singgung “Kezaliman” hingga Bikin Andika Mahesa Terkejut
JAKARTA — Kabar mengejutkan datang dari industri musik Indonesia. Kangen Band diumumkan bubar oleh gitaris sekaligus salah satu pendirinya, Dodhy Hardiyanto, melalui media sosial pada Sabtu, 12 September 2026.
Pengumuman tersebut sontak menarik perhatian para penggemar grup musik asal Bandar Lampung yang telah memiliki basis penggemar besar sejak awal kemunculannya.
Kabar pembubaran semakin mengejutkan karena Dodhy dalam unggahannya menyiratkan adanya persoalan yang ia sebut sebagai “kezaliman”. Pernyataan tersebut kemudian memunculkan berbagai spekulasi mengenai persoalan internal yang melatarbelakangi keputusan tersebut.
Padahal, Kangen Band diketahui masih aktif berkarya dan sejumlah agenda penampilan juga masih tercantum dalam informasi yang beredar melalui akun resmi grup tersebut.
Vokalis Kangen Band, Andika Mahesa, disebut turut terkejut dengan pengumuman tersebut. Ia disebut belum mengetahui secara pasti alasan di balik keputusan pembubaran yang disampaikan Dodhy.
Kondisi tersebut semakin menjadi perhatian publik mengingat perjalanan panjang hubungan antara Dodhy dan Andika dalam membangun Kangen Band sejak awal berdiri.
Kangen Band dibentuk di Bandar Lampung pada 2005 dan kemudian dikenal luas melalui karakter musik Melayu-pop yang menjadi ciri khas mereka. Dalam perjalanan kariernya, grup tersebut juga mengalami berbagai dinamika internal, termasuk pergantian personel.
Namun, pengumuman pembubaran kali ini terasa berbeda karena muncul ketika Kangen Band masih aktif menjalankan kegiatan bermusik.
Posisi Dodhy sebagai gitaris sekaligus pencipta sejumlah lagu Kangen Band juga membuat persoalan tersebut menjadi semakin kompleks. Ia disebut bahkan melarang sejumlah mantan personel membawakan lagu-lagu ciptaannya.
Pernyataan mengenai “kezaliman” menjadi bagian yang paling banyak mendapat perhatian publik. Namun, hingga saat ini alasan lengkap yang dimaksud Dodhy belum sepenuhnya diketahui dan masih membutuhkan penjelasan langsung dari pihak yang bersangkutan.
Publik pun mempertanyakan apakah keputusan pembubaran Kangen Band tersebut merupakan keputusan seluruh personel atau keputusan yang disampaikan secara sepihak oleh Dodhy.
Bagi penggemar, kabar ini menjadi pukulan tersendiri. Kangen Band telah menemani perjalanan musik masyarakat Indonesia selama bertahun-tahun dan sejumlah lagu mereka menjadi bagian dari kenangan banyak pendengar.
Kabar pembubaran yang datang secara mendadak tersebut akhirnya tidak hanya menimbulkan kesedihan, tetapi juga menyisakan tanda tanya besar mengenai apa yang sebenarnya terjadi di balik tubuh Kangen Band.
Publik kini menunggu penjelasan lebih lanjut dari Dodhy, Andika Mahesa, maupun pihak Kangen Band mengenai alasan pembubaran serta kelanjutan karya dan lagu-lagu yang selama ini telah melekat dengan nama grup tersebut.
