Indonesia dan Siprus Perkuat Kerja Sama Riset Teknologi Pertahanan, Wamenhan Terima Kunjungan Dubes Siprus

0
1782446033307

JAKARTA – Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Republik Indonesia, Donny Ermawan Taufanto, mewakili Menteri Pertahanan RI, menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Republik Siprus untuk Indonesia, H.E. Mr. Nikos Panayiotou, bersama Chief Scientist and Head of the Research and Innovation Foundation of the Republic of Cyprus, Mr. Demetris Skourides, di Jakarta, Kamis (25/6/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Siprus, khususnya melalui pengembangan kerja sama di bidang riset, inovasi, serta teknologi pertahanan yang dinilai semakin strategis di tengah dinamika keamanan global.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan untuk mendorong kemajuan teknologi pertahanan, termasuk penguatan riset bersama, inovasi teknologi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pertukaran pengetahuan antara institusi kedua negara.

Wamenhan Donny Ermawan Taufanto menegaskan bahwa kerja sama riset dan inovasi merupakan salah satu fondasi penting dalam memperkuat kemampuan pertahanan nasional sekaligus meningkatkan daya saing industri pertahanan Indonesia di masa depan.

Menurutnya, kolaborasi internasional yang berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi akan memberikan manfaat jangka panjang, baik dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia maupun percepatan penguasaan teknologi strategis.

Selain membahas penguatan kerja sama penelitian, kedua delegasi juga bertukar pandangan mengenai perkembangan teknologi pertahanan global, inovasi di sektor keamanan, serta tantangan geopolitik yang terus berkembang.

Pertemuan berlangsung dalam suasana konstruktif dan penuh semangat kemitraan. Indonesia dan Siprus sama-sama menyatakan komitmen untuk terus memperkuat komunikasi, memperluas jaringan kerja sama, serta menjajaki berbagai peluang kolaborasi yang saling menguntungkan di bidang riset dan inovasi teknologi pertahanan.

Langkah ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan bilateral kedua negara sekaligus membuka peluang lahirnya berbagai program kerja sama konkret yang mendukung pengembangan teknologi pertahanan modern, peningkatan kapasitas penelitian, dan penguatan ekosistem inovasi nasional.

Penguatan kemitraan internasional di bidang riset dan teknologi pertahanan juga sejalan dengan upaya pemerintah Indonesia dalam membangun kemandirian industri pertahanan berbasis inovasi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperluas kerja sama global guna menghadapi tantangan keamanan masa depan secara lebih adaptif dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *