Gubernur Dedi Mulyadi Ajak Warga Ungkap Peredaran Miras dan Obat Ilegal di Jawa Barat, Siapkan Hadiah bagi Pelapor
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam mengungkap peredaran minuman keras (miras) ilegal dan obat-obatan ilegal di wilayah Jawa Barat.
Ajakan tersebut disampaikan Dedi Mulyadi melalui akun YouTube @kangdedimulyadichannel pada 1 Agustus 2026. Dalam pernyataannya, ia mendorong masyarakat untuk melaporkan informasi mengenai lokasi yang diduga menjadi tempat penjualan barang-barang ilegal.
Dedi Mulyadi juga menyatakan akan memberikan hadiah kepada warga yang menemukan dan mempublikasikan informasi mengenai lokasi penjualan miras maupun obat ilegal melalui media sosial secara terbuka.
Langkah tersebut menjadi bentuk dorongan agar masyarakat ikut terlibat dalam upaya pemberantasan peredaran barang ilegal yang dinilai dapat membahayakan masyarakat, khususnya generasi muda.
Menurut Dedi, partisipasi masyarakat sangat penting karena warga merupakan pihak yang berada paling dekat dengan lingkungan dan dapat mengetahui aktivitas yang terjadi di sekitarnya.
Meski demikian, setiap informasi yang disampaikan kepada publik harus berdasarkan fakta dan dapat dipertanggungjawabkan. Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan menyerahkan proses penindakan kepada aparat penegak hukum.
Pemerintah daerah bersama aparat terkait diharapkan dapat menindaklanjuti laporan masyarakat sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Ajakan tersebut sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat dalam mencegah serta memberantas peredaran miras dan obat-obatan ilegal di Jawa Barat.
Dengan keterlibatan masyarakat, pengawasan terhadap peredaran barang ilegal di berbagai wilayah diharapkan dapat dilakukan secara lebih luas. Namun, setiap pelaporan tetap perlu dilakukan secara bertanggung jawab agar tidak menimbulkan fitnah atau merugikan pihak lain.
