Erick Thohir Ucapkan Selamat kepada Gus Kikin dan KH Miftachul Akhyar, Dorong NU Terus Bersama Rakyat
JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Erick Thohir menyampaikan ucapan selamat kepada KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin atas amanah baru sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026–2031.
Erick juga menyampaikan selamat kepada KH Miftachul Akhyar yang kembali dipercaya sebagai Rais Aam PBNU untuk periode yang sama.
Melalui pesannya, Erick berharap kepemimpinan Gus Kikin dan KH Miftachul Akhyar dapat membawa Nahdlatul Ulama semakin kuat dalam memberikan kontribusi bagi perjalanan bangsa Indonesia.
Menurut Erick, NU memiliki sejarah panjang dalam perjuangan bangsa dan hingga saat ini terus mengambil bagian dalam menjaga persatuan serta kehidupan sosial kemasyarakatan.
“Semoga di bawah kepemimpinan Gus Kikin, Nahdlatul Ulama terus bisa menjadi bagian dari perjuangan bangsa Indonesia,” ujar Erick dalam pesannya.
Ia menilai keberadaan NU sejak masa perjuangan hingga era sekarang menunjukkan bahwa organisasi tersebut memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia.
NU, kata Erick, selalu hadir bersama rakyat, menjaga persatuan, dan ikut merawat Indonesia.
Harapan untuk Kepemimpinan Baru PBNU
Kepemimpinan baru PBNU diharapkan mampu melanjutkan berbagai pengabdian NU di tengah tantangan bangsa yang semakin kompleks.
Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU dan KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga soliditas organisasi sekaligus memperkuat kontribusi NU bagi masyarakat.
Erick berharap keduanya senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, serta kelancaran dalam menjalankan amanah yang diberikan melalui Muktamar ke-35 NU.
“Semoga Gus Kikin dan K.H. Miftachul Akhyar selalu diberikan kesehatan, kekuatan, dan kelancaran dalam menjalankan amanah di PBNU,” ungkapnya.
Ucapan tersebut menjadi bagian dari berbagai respons publik setelah Muktamar ke-35 NU di Jombang menetapkan kepemimpinan PBNU untuk masa khidmah 2026–2031.
Dengan kepemimpinan baru tersebut, NU diharapkan semakin mampu memperkuat perannya dalam menjaga persatuan, memperkuat kehidupan sosial-keagamaan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan bangsa Indonesia.
Bagi NU, pergantian kepemimpinan bukan sekadar perubahan struktur organisasi, tetapi juga momentum untuk memperkuat kembali semangat pengabdian kepada umat dan negara.
Erick pun menutup pesannya dengan doa agar kepemimpinan Gus Kikin dan KH Miftachul Akhyar dapat berjalan dengan baik serta membawa kemaslahatan bagi Nahdlatul Ulama dan Indonesia.
NU bersama rakyat, menjaga persatuan, dan terus merawat Indonesia.
