Bupati Bungo Dedy Putra Terima Danrem 042/Gapu dan BPBD Jambi, Perkuat Sinergi Cegah Karhutla
BUNGO, JAMBI — Bupati Bungo H. Dedy Putra, S.H., M.Kn., bersama Wakil Bupati Bungo Ust. Tri Wahyu Hidayat, menerima kunjungan silaturahmi Komandan Resor Militer (Danrem) 042/Garuda Putih Brigjen TNI Nyamin, S.I.P., M.M., dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi H. Bachyuni Deliansyah, S.H., M.H., di Rumah Dinas Bupati Bungo, Kamis (23/7/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, BPBD, Polri, dan berbagai unsur terkait dalam mengantisipasi serta mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Bungo.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Sejumlah unsur Forkopimda Kabupaten Bungo dan pejabat terkait turut hadir dalam agenda tersebut.
Bupati Dedy Putra menyampaikan apresiasi atas kunjungan Danrem 042/Gapu dan Kepala BPBD Provinsi Jambi. Menurutnya, sinergi lintas sektor sangat dibutuhkan untuk menghadapi potensi bencana Karhutla, terutama ketika memasuki periode musim kemarau.
Danrem Tekankan Pentingnya Sinergi Cegah Karhutla
Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin menekankan pentingnya soliditas dan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, serta masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah sekaligus mengantisipasi ancaman Karhutla.
Menurutnya, persoalan kebakaran hutan dan lahan tidak dapat ditangani secara parsial oleh satu pihak. Diperlukan kolaborasi yang kuat dan berkelanjutan dari seluruh pemangku kepentingan.
Upaya pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, BPBD, hingga masyarakat yang berada di wilayah rawan Karhutla.
Kepala BPBD Provinsi Jambi H. Bachyuni Deliansyah turut memberikan masukan mengenai langkah mitigasi dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Bungo.
Pembahasan mencakup sejumlah strategi pencegahan, di antaranya peningkatan patroli terpadu, penguatan sistem peringatan dini, kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran, serta edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya membuka lahan dengan cara membakar.
Langkah pencegahan dinilai menjadi bagian penting untuk menekan risiko Karhutla sebelum berkembang menjadi bencana yang lebih luas.
Danrem Tinjau TMMD ke-129 Kodim 0416/Bute
Kunjungan Danrem 042/Gapu ke Kabupaten Bungo juga dirangkaikan dengan peninjauan pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0416/Bute di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Muko-Muko Bathin VII, pada hari yang sama.
Dalam peninjauan tersebut, Danrem melihat langsung perkembangan sejumlah pekerjaan fisik yang dilaksanakan melalui program TMMD.
Beberapa pekerjaan yang ditinjau meliputi pembukaan badan jalan, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembenahan mushola, pembangunan fasilitas MCK, hingga pembuatan sumur bor.
Brigjen TNI Nyamin menyampaikan bahwa TMMD merupakan program lintas sektoral yang menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Program tersebut diharapkan dapat membantu mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami ingin memastikan seluruh program terlaksana dengan baik, tepat sasaran, dan hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Brigjen TNI Nyamin.
Kolaborasi Jadi Kunci Tekan Risiko Karhutla
Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, dan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam menghadapi potensi Karhutla di Kabupaten Bungo.
Koordinasi yang dilakukan sejak tahap pencegahan dan kesiapsiagaan diharapkan dapat mempercepat respons apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan.
Selain penanganan di lapangan, edukasi kepada masyarakat juga menjadi bagian penting untuk mencegah praktik pembukaan lahan dengan cara membakar yang dapat memicu kebakaran dan berdampak luas terhadap lingkungan maupun kesehatan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Bungo bersama unsur terkait diharapkan terus memperkuat koordinasi dan patroli di wilayah yang memiliki potensi rawan Karhutla.
Melalui kolaborasi yang solid dan komitmen bersama, upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Bungo diharapkan dapat berjalan semakin efektif.
Pertemuan antara Bupati Bungo, Danrem 042/Gapu, dan BPBD Provinsi Jambi sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama lintas sektor dalam menjaga kelestarian lingkungan, melindungi masyarakat, serta menciptakan kondisi wilayah yang aman dan kondusif.
