Botok AMPB Klarifikasi Sisa Donasi Aksi Jakarta: Logistik Dibagikan ke Masjid dan Panti Asuhan
PATI — Sorotan Publik — Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok, memberikan klarifikasi mengenai pengelolaan sisa donasi yang diterima kelompoknya selama persiapan dan pelaksanaan aksi demonstrasi di Jakarta pada 27 Agustus 2026.
Botok menjelaskan, bantuan masyarakat yang masih tersisa setelah kegiatan, terutama dalam bentuk logistik seperti air mineral, makanan ringan, dan kebutuhan lainnya, tidak disimpan untuk kepentingan pribadi. Menurutnya, sisa bantuan tersebut kembali disalurkan kepada masyarakat sekitar.
“Sisa donasi air mineral, snack, dan lain-lain, kalau di Pati setelah kegiatan itu sisa donasi kita bagikan ke masjid-masjid sekitar dan panti asuhan,” ujar Botok dalam siaran langsung di media sosial pada Jumat, 28 Agustus 2026.
Dukungan Logistik Mengalir Jelang Aksi
Sebelum aksi berlangsung, dukungan dari masyarakat sipil disebut mengalir ke posko warga Pati menjelang keberangkatan peserta menuju kawasan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat.
Bantuan tersebut antara lain berupa air mineral, makanan ringan, serta berbagai kebutuhan logistik perjalanan. Sejumlah warga, termasuk pengendara kendaraan pribadi dan pengemudi ojek online, turut memberikan bantuan secara langsung.
Salah seorang warga, Mutiara, menyampaikan harapannya agar aksi yang dilakukan dapat membawa perubahan positif bagi kondisi Indonesia.
“Semoga pemerintah kita bisa lebih baik, saya juga merasakan susahnya sekarang,” kata Mutiara saat diwawancarai di lokasi posko warga Pati pada Rabu, 26 Agustus 2026.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari solidaritas masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi melalui aksi yang digelar di Jakarta.
AMPB Sebut Dana Terkumpul Sekitar Rp70 Juta
Selain bantuan logistik, AMPB juga menerima dukungan finansial dari masyarakat untuk mendukung keberangkatan peserta aksi menuju Jakarta.
Anggota AMPB, Novi Andreanta, menyebut dana yang terkumpul mencapai sekitar Rp70 juta. Dana tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan perjalanan dan keperluan peserta selama mengikuti rangkaian kegiatan aksi.
Menurut keterangan AMPB, keberadaan dukungan tersebut membantu memfasilitasi keberangkatan sekitar 300 peserta dari Pati ke Jakarta.
Sisa Bantuan Disalurkan Kembali
Klarifikasi mengenai sisa donasi menjadi penting karena dukungan masyarakat yang diberikan selama persiapan aksi merupakan bentuk amanah dari para donatur.
Botok menyatakan bahwa sisa bantuan berupa logistik setelah kegiatan tidak dibiarkan begitu saja. Bantuan yang masih tersedia disebut disalurkan kepada masjid-masjid di sekitar wilayah Pati serta panti asuhan.
Langkah tersebut disebut sebagai bentuk tanggung jawab terhadap amanah para donatur.
Terlepas dari dinamika aksi demonstrasi dan berbagai perdebatan yang menyertainya, pengelolaan bantuan publik tetap menjadi bagian penting yang perlu dilakukan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
Keterangan mengenai penggunaan dana maupun sisa logistik tersebut merupakan penjelasan dari pihak AMPB. Informasi lebih lanjut mengenai rincian penerimaan dan pengeluaran dapat menjadi bagian dari transparansi apabila nantinya diperlukan oleh para donatur maupun masyarakat.
