Bilal Hasan Sebut Benjamin Netanyahu sebagai Sosok yang Ingin Dihadapi di Octagon UFC
JAKARTA — Petarung UFC berdarah Indonesia, Bilal Hasan, menjadi perhatian setelah menyebut nama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ketika ditanya mengenai sosok yang ingin ia hadapi apabila mendapat kesempatan memilih lawan secara bebas.
Dalam sebuah sesi wawancara, Bilal mendapat pertanyaan mengenai siapa yang ingin dilawannya jika dapat memilih siapa saja. Ia kemudian menyebut nama Benjamin Netanyahu.
“Maybe Benjamin Netanyahu,” demikian jawaban Bilal dalam cuplikan wawancara yang beredar dan kemudian mendapat perhatian di media sosial. Pernyataan tersebut disampaikan dalam konteks pertanyaan hipotetis mengenai lawan yang ingin dipilihnya.
Bilal Hasan dan Perjalanan di UFC
Bilal Hasan merupakan petarung kelas flyweight yang memiliki darah Indonesia. UFC mencatat Bilal dengan julukan “The IndoNinja” dan rekor profesional 10 kemenangan tanpa kekalahan maupun hasil imbang. Ia mengantongi delapan kemenangan melalui knockout dan satu kemenangan melalui submission.
Bilal melakukan debut UFC pada 29 Agustus 2026 dalam UFC Fight Night di Shanghai. Ia berhasil mengalahkan Nilson Rojas melalui knockout pada ronde kedua. Kemenangan tersebut menjadi bagian dari awal perjalanannya di panggung UFC.
Sebelum masuk UFC, Bilal juga mendapat kontrak melalui Dana White’s Contender Series setelah meraih kemenangan atas Mridul Saikia. UFC menyebut Bilal sebagai petarung yang memiliki latar belakang taekwondo dan kemudian mengembangkan kemampuan di sejumlah disiplin bela diri lainnya.
Pernyataan yang Mengundang Perhatian
Penyebutan nama Netanyahu kemudian menjadi perhatian publik, terutama di Indonesia, karena Bilal memiliki hubungan kuat dengan Indonesia dan secara terbuka menyebut dirinya ingin membawa nama Indonesia dalam perjalanan kariernya.
Namun, pernyataan tersebut perlu ditempatkan sesuai konteksnya. Bilal menjawab pertanyaan mengenai sosok yang ingin ia lawan dalam skenario hipotetis, bukan pengumuman mengenai pertandingan nyata antara dirinya dan Netanyahu.
Hingga saat ini, tentu tidak ada pertandingan UFC antara Bilal Hasan dan Benjamin Netanyahu. Karena itu, pernyataan tersebut lebih tepat dipahami sebagai jawaban spontan dalam sebuah wawancara, bukan sebagai rencana pertarungan yang sedang dijadwalkan.
Bilal sendiri sebelumnya menyampaikan keinginannya untuk membangun karier yang panjang dan spektakuler di UFC setelah mencatat kemenangan pada debutnya.
