Aiptu Kasdulah, Polisi yang Sisihkan Gaji Demi Sekolah Gratis: Ratusan Anak Kurang Mampu Bisa Menempuh Pendidikan

0
1787459087813

INDRAMAYU — Dedikasi seorang anggota Polri terhadap dunia pendidikan menjadi kisah inspiratif yang datang dari Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Aiptu Kasdulah, anggota Polri yang pernah menjabat sebagai Kanit Intelkam Polsek Tukdana, Polres Indramayu, dikenal karena kepeduliannya terhadap anak-anak dari keluarga kurang mampu dan yatim piatu.

Ia memilih menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membantu membangun akses pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Berawal dari Perjuangan Sejak 2010

Perjuangan Kasdulah di bidang pendidikan disebut telah dimulai sejak 2010, ketika dirinya masih berpangkat Brigadir Kepala.

Ia kemudian merintis SMK Pembangunan Tukdana di Indramayu dengan konsep pendidikan gratis bagi siswa yang membutuhkan.

Sekolah tersebut berada di kawasan perbatasan Kabupaten Indramayu dan Majalengka.

Pada masa awal berdiri, kegiatan belajar mengajar belum memiliki gedung sendiri dan sempat menumpang di bangunan SDN Kerticala.

Seiring berjalannya waktu, sekolah tersebut kemudian berkembang dan memiliki fasilitas pendidikan sendiri di Desa Rancajawat.

Ratusan Anak Mendapat Kesempatan Sekolah

Sekolah yang dirintis Kasdulah disebut telah memberikan kesempatan pendidikan kepada sekitar 600 siswa.

Bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, keberadaan sekolah tersebut menjadi kesempatan untuk tetap mendapatkan pendidikan tanpa terbebani biaya sekolah.

Selain membantu siswa, pendirian sekolah juga memiliki tujuan sosial lainnya. Kasdulah ingin membuka lapangan pekerjaan bagi para sarjana di wilayah sekitar yang belum memperoleh pekerjaan.

Dengan demikian, sekolah tidak hanya menjadi tempat menuntut ilmu bagi anak-anak, tetapi juga diharapkan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Masuk Nominasi Hoegeng Awards

Dedikasi Kasdulah di bidang pendidikan turut mendapatkan perhatian publik.

Namanya pernah masuk dalam nominasi Hoegeng Awards sebagai sosok Bhayangkara Teladan yang dinilai memiliki kontribusi dan kedekatan dengan masyarakat.

Sejumlah lulusan sekolah yang dirintisnya juga disebut telah berhasil memasuki dunia kerja di berbagai perusahaan.

Kisah Aiptu Kasdulah menjadi gambaran bahwa pengabdian seorang anggota kepolisian kepada masyarakat tidak selalu diwujudkan melalui tugas penegakan hukum.

Ada pula pengabdian yang dilakukan melalui pendidikan dan kepedulian sosial.

Dari penghasilan yang dimiliki, ia memilih menyisihkan sebagian untuk membuka kesempatan bagi anak-anak yang membutuhkan.

Perjuangan tersebut menjadi pengingat bahwa perubahan besar terkadang bermula dari keputusan sederhana: memilih berbagi apa yang dimiliki agar orang lain mendapatkan kesempatan untuk memiliki masa depan yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *