Sherly Tjoanda Bicara Pemimpin Harus Turun Langsung, Bukan Andalkan Laporan ABS, Benarkah Sindir Prabowo?
JAKARTA — Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menekankan pentingnya seorang pemimpin melihat langsung kondisi masyarakat dan persoalan di lapangan, bukan hanya mengandalkan laporan dari jajaran di bawahnya.
Menurut Sherly, pemimpin perlu memastikan sendiri kondisi yang terjadi sebelum mengambil keputusan. Ia juga mengingatkan agar seorang pemimpin tidak hanya menerima laporan yang berpotensi bersifat ABS atau “Asal Bapak Senang”.
Pernyataan tersebut kemudian menjadi perhatian karena berkaitan dengan perdebatan mengenai gaya kepemimpinan dan pentingnya pemimpin turun langsung melihat kondisi di lapangan.
Sherly Tidak Menyebut Nama Prabowo
Pernyataan Sherly kemudian dikaitkan dengan Presiden Prabowo Subianto. Namun, berdasarkan materi pernyataan yang beredar, Sherly tidak secara langsung menyebut nama Prabowo ketika menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya pemimpin turun ke lapangan dan tidak mengandalkan laporan ABS.
Karena itu, belum terdapat dasar yang cukup untuk menyimpulkan bahwa pernyataan tersebut merupakan sindiran langsung kepada Presiden Prabowo.
Konteks pernyataan juga penting diperhatikan. Kritik terhadap laporan ABS dapat dipahami sebagai prinsip umum dalam kepemimpinan pemerintahan, yakni pentingnya melakukan verifikasi terhadap laporan bawahan dengan kondisi faktual di lapangan.
Gaya Kepemimpinan dan Tradisi Turun ke Lapangan
Kebiasaan pemimpin turun langsung menemui masyarakat sebelumnya juga sering dikaitkan dengan istilah “blusukan”, yang populer digunakan untuk menggambarkan gaya Presiden ke-7 RI Joko Widodo ketika melakukan kunjungan langsung ke berbagai daerah dan lokasi pelayanan publik.
Dalam pemerintahan, kunjungan langsung ke lapangan dapat menjadi salah satu cara memperoleh informasi pembanding terhadap laporan administratif dari jajaran pemerintahan.
Namun, apakah pernyataan Sherly secara khusus ditujukan kepada pemerintahan Prabowo merupakan hal berbeda yang membutuhkan penjelasan langsung dari yang bersangkutan.
Hingga saat ini, tidak ada pernyataan langsung Sherly yang menyebut bahwa ucapannya mengenai laporan ABS ditujukan kepada Prabowo.
Karena itu, pertanyaan mengenai apakah pernyataan tersebut merupakan sindiran politik atau sekadar pandangan mengenai prinsip kepemimpinan masih terbuka. Yang dapat dipastikan dari pernyataan tersebut adalah penekanannya pada pentingnya pemimpin mengetahui kondisi lapangan secara langsung dan tidak hanya bergantung pada laporan bawahannya.
