Mahasiswa Papua Sampaikan Aspirasi di Senayan, Bahas Biaya Studi hingga Persoalan Daerah

0
1788422551353

JAKARTA — Jarak Papua dan Senayan memang terbentang jauh, namun aspirasi untuk didengar tetap menemukan jalannya. Hal itu terlihat dalam pertemuan dengan perwakilan Ikatan Mahasiswa Papua (IMAPA) Jadetabek di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Kamis (3/9/2026) siang.

Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara perwakilan mahasiswa Papua dengan anggota DPR RI untuk menyampaikan berbagai aspirasi, baik yang berkaitan dengan kehidupan mahasiswa maupun persoalan yang terjadi di daerah asal mereka.

Salah satu persoalan yang disampaikan adalah kendala biaya studi yang dihadapi mahasiswa Papua. Selain itu, para mahasiswa juga menyampaikan berbagai persoalan daerah yang membutuhkan perhatian dan dukungan pemerintah.

DIALOG MAHASISWA DAN DPR DINILAI PENTING

Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa dipandang sebagai salah satu elemen penting dalam memberikan masukan konstruktif terhadap jalannya pemerintahan dan pembangunan nasional.

Dialog secara langsung dinilai penting agar berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, termasuk mahasiswa dari Papua, dapat disampaikan melalui jalur yang terbuka dan konstruktif.

Aspirasi mahasiswa juga menjadi bagian dari dinamika masyarakat yang perlu mendapatkan ruang dalam proses penyusunan kebijakan publik.

ASPIRASI MAHASISWA PAPUA JADI BAHAN PERJUANGAN DI DPR

Berbagai aspirasi yang disampaikan perwakilan IMAPA Jadetabek diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat melalui lembaga legislatif.

Persoalan pendidikan, khususnya biaya studi mahasiswa Papua, menjadi salah satu perhatian yang disampaikan dalam dialog tersebut. Di sisi lain, berbagai persoalan di daerah asal mahasiswa juga menjadi bagian dari aspirasi yang dibawa ke Jakarta.

Komitmen untuk menjaga ruang dialog antara mahasiswa dan wakil rakyat dinilai penting agar komunikasi mengenai persoalan daerah dapat terus berjalan.

Aspirasi yang disampaikan secara konstruktif diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah pertemuan, tetapi dapat menjadi bahan bagi DPR RI dalam menjalankan fungsi representasi dan memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Pertemuan di Senayan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa jarak geografis bukan menjadi penghalang bagi mahasiswa Papua untuk menyampaikan suara dan aspirasinya di tingkat nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *