Tabulasi AHWA Muktamar Ke-35 NU Rampung, 9 Kiai Sepuh Raih Suara Terbanyak
Jombang, Sorotan Publik — Proses tabulasi suara usulan anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) dalam rangkaian Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, rampung pada Ahad (30/8/2026).
Hasil tabulasi tersebut menetapkan sembilan ulama yang memperoleh suara terbanyak dan selanjutnya akan menjalankan mandat sebagai anggota AHWA. Forum ini memiliki peran penting dalam rangkaian proses penentuan kepemimpinan Nahdlatul Ulama untuk masa khidmah 2026–2031.
Proses Tabulasi Melibatkan Ratusan Perwakilan NU
Proses pengumpulan suara telah dilakukan sehari sebelumnya. Perwakilan dari lebih dari 500 PWNU dan PCNU memberikan usulan nama ulama yang dinilai layak menjadi anggota AHWA.
Masing-masing perwakilan menuliskan nama-nama ulama yang diusulkan sebelum memasukkan surat suara ke dalam enam kotak kaca yang telah disediakan panitia.
Setelah dilakukan penghitungan selama beberapa jam, sembilan nama ulama sepuh dengan perolehan suara terbanyak berhasil ditetapkan.
Berikut hasil tabulasi suara anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU:
- KH Nurul Huda Jazuli — 486 suara
- TGK Nuruzzahri Yahya — 478 suara
- AG Dr KH Baharuddin HS — 392 suara
- KH Miftakhul Akhyar — 351 suara
- KH Afifuddin Muhajir — 340 suara
- KH Anwar Iskandar — 327 suara
- Dr KH Abun Bunyamin — 316 suara
- KH Anwar Manshur — 304 suara
- Prof KH Said Aqil Siradj — 273 suara
AHWA Segera Gelar Sidang Tertutup
Setelah tabulasi suara rampung, sembilan anggota AHWA terpilih dijadwalkan melanjutkan proses melalui sidang tertutup.
Dalam forum tersebut, para kiai sepuh akan bermusyawarah untuk menentukan Rais ‘Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2026–2031.
Selain menentukan Rais ‘Aam, hasil musyawarah AHWA juga menjadi bagian penting dalam rangkaian proses pemilihan Ketua Umum PBNU.
Mekanisme AHWA menempatkan musyawarah para ulama terpilih sebagai salah satu tahapan penting dalam menjaga tradisi organisasi dan menentukan arah kepemimpinan NU ke depan.
Dengan rampungnya tabulasi, perhatian selanjutnya tertuju pada hasil sidang tertutup sembilan anggota AHWA. Keputusan yang dihasilkan akan menjadi salah satu momentum penting dalam perjalanan Muktamar Ke-35 NU di Jombang.
