Karhutla 360: Tim Gabungan Siaga Penuh, 160 Titik Panas Level High Terdeteksi
JAKARTA — Tim gabungan terus bersiaga penuh menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai wilayah Indonesia. Pemadaman darat dan udara dilakukan secara terpadu oleh Manggala Agni Kementerian Kehutanan (Kemenhut), TNI, Polri, BNPB, BMKG, BPBD, masyarakat, dan berbagai pihak terkait.
Penguatan penanganan dilakukan dengan mengerahkan armada udara. Sebanyak 30 unit helikopter disiagakan di Kalimantan dan 22 unit helikopter di Sumatera untuk mendukung operasi water bombing serta patroli udara.
160 Titik Panas Level High Terdeteksi
Berdasarkan data SiPongi, sebanyak 160 titik panas level high dan 474 titik panas level medium terdeteksi pada 23 Agustus 2026 pukul 21.06 WIB.
Sejumlah wilayah menjadi perhatian dalam penanganan karhutla, terutama provinsi yang masuk prioritas, yakni Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sumatera Selatan, Riau, dan Jambi.
Titik panas tersebut menjadi salah satu indikator yang terus dipantau tim gabungan untuk menentukan langkah penanganan dan pencegahan meluasnya kebakaran.
Waterbombing hingga Operasi Modifikasi Cuaca Disiagakan
Selain pemadaman melalui jalur darat, operasi udara terus diperkuat melalui water bombing dan patroli untuk mendeteksi titik api sekaligus mempercepat penanganan di wilayah yang sulit dijangkau.
Pantauan BMKG menunjukkan mayoritas wilayah Indonesia masih berada pada kategori kualitas udara Baik dan Sedang. Namun, Kalimantan Barat tercatat berada dalam kategori Sangat Tidak Sehat, sedangkan Kalimantan Tengah berada pada kategori Tidak Sehat.
Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) atau hujan buatan juga terus disiagakan. Penyemaian dilakukan ketika terdapat pertumbuhan awan yang memenuhi kondisi untuk mendukung upaya penanganan karhutla.
Masyarakat Diminta Aktif Cegah Karhutla
Pemerintah mengimbau masyarakat ikut mencegah terjadinya karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan.
Masyarakat yang melihat titik api atau kepulan asap mencurigakan juga diminta segera melaporkannya kepada Posko Karhutla agar dapat ditindaklanjuti oleh petugas.
Laporan dapat disampaikan melalui telepon 021-5704618, WhatsApp +62 8131-00-35000, atau email posko.karhutla@kehutanan.go.id.
Sinergi antara pemerintah, aparat, masyarakat, dan seluruh pihak terkait menjadi bagian penting dalam menghadapi ancaman karhutla, terutama di tengah meningkatnya titik panas di sejumlah wilayah Indonesia.
