KDM Ungkap Alasan Tak Pakai Protokoler Saat ke NTT: “Dadakan Aja, Ada Mobil Ikut, Enggak Ada Ya Apes!”

0
1787458695221

BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM menjawab perhatian publik terkait protokoler saat dirinya melakukan kunjungan ke Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam kunjungan tersebut, tidak terlihat adanya penyambutan khusus maupun rombongan protokoler yang menjemput kedatangan KDM. Kondisi itu kemudian menjadi perhatian dan memunculkan pertanyaan mengenai pola kunjungan seorang gubernur ketika berada di daerah lain.

KDM menjelaskan bahwa dirinya memang tidak terbiasa menggunakan protokol khusus ketika bepergian ke berbagai wilayah.

KDM Pilih Kunjungan Spontan

Menurut KDM, perjalanan ke berbagai daerah lebih sering dilakukan secara spontan tanpa persiapan penyambutan yang berlebihan.

“Saya kalau ke mana-mana enggak pernah pakai protokol. Dadakan aja, ada mobil ikut, enggak ada ya apes!” ujar KDM.

Ia mengatakan kebiasaan tersebut sudah dilakukan sejak sebelum maupun setelah dirinya menjabat sebagai gubernur.

Bagi KDM, kunjungan langsung ke suatu daerah tidak harus selalu diawali dengan rangkaian seremoni. Ia lebih memilih datang dan melihat kondisi masyarakat secara langsung.

Datang untuk Melihat Kondisi Masyarakat

Kunjungan KDM ke NTT menjadi perhatian setelah sebelumnya ia menyatakan akan datang untuk melihat sekaligus membantu masyarakat yang terdampak bencana.

Dengan pola kunjungan yang spontan, KDM dapat melihat kondisi di lapangan tanpa harus selalu menunggu agenda resmi atau rangkaian penyambutan.

Gaya tersebut sekaligus menjadi ciri khas KDM yang selama ini dikenal kerap melakukan kunjungan langsung ke berbagai wilayah dan bertemu masyarakat.

Pernyataannya mengenai protokoler di NTT pun kembali memperlihatkan pilihan KDM untuk menjalankan kunjungan dengan cara yang lebih sederhana dan spontan.

Bagi dirinya, yang terpenting bukan bagaimana seorang pejabat disambut, melainkan bagaimana kondisi masyarakat dapat dilihat secara langsung dan persoalan yang mereka hadapi bisa segera diketahui.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *