Prabowo Kerahkan 1.500 Personel TNI dan 6 Helikopter Besar untuk Percepat Pemadaman Karhutla Kalbar

0
1787457450391

KALIMANTAN BARAT — Presiden Prabowo Subianto mengambil sejumlah langkah percepatan untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kalimantan Barat.

Langkah tersebut disampaikan setelah Presiden memimpin rapat terbatas bersama jajaran Kabinet Merah Putih serta seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan karhutla di Kalimantan Barat.

Prabowo juga meninjau langsung sejumlah titik kebakaran yang tersebar di wilayah Kalimantan Barat untuk melihat kondisi penanganan di lapangan.

1.500 Personel TNI Dikerahkan

Salah satu langkah yang diperintahkan Presiden adalah penambahan tiga batalyon TNI atau sekitar 1.500 personel dari luar Kalimantan.

Personel tersebut mulai didatangkan untuk memperkuat penanganan karhutla, terutama dalam operasi pemadaman di darat.

Selain penambahan personel, aparat di lapangan diminta mempercepat proses pemadaman titik-titik api agar kebakaran tidak semakin meluas.

Enam Helikopter Disiapkan untuk Water Bombing

Pemerintah juga menambah enam helikopter berkapasitas besar untuk mendukung operasi water bombing.

Penggunaan helikopter menjadi salah satu strategi penting untuk menjangkau titik-titik kebakaran yang sulit ditangani hanya dengan operasi pemadaman dari darat.

Di sisi lain, pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) juga akan ditingkatkan untuk membantu mengendalikan kondisi karhutla.

Pompanisasi dan Pengeboran Air Ditambah

Penanganan tidak hanya difokuskan pada api yang terlihat di permukaan.

Pemerintah juga akan menambah alat pompanisasi dan melakukan pengeboran sumber air untuk membantu meredam titik-titik panas yang berada di bawah permukaan tanah.

Langkah tersebut penting karena kebakaran di lahan tertentu dapat bertahan di bawah permukaan dan kembali memunculkan asap maupun api apabila tidak benar-benar dipadamkan.

Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas

Prabowo menegaskan seluruh jajaran pemerintah akan terus bergerak cepat menangani situasi karhutla di Kalimantan Barat.

Selain mempercepat pemadaman, pemerintah juga diminta memastikan kebutuhan di lapangan terpenuhi serta keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan tetap terlindungi.

Presiden turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas yang masih bekerja di lapangan, mulai dari TNI, Polri, BNPB, pemerintah daerah, relawan, hingga berbagai unsur lainnya.

Operasi gabungan tersebut diharapkan mampu mempercepat pengendalian titik api sekaligus mencegah kebakaran meluas ke wilayah lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *