Tinjau Dampak Gempa Manggarai Timur, Pemerintah Siapkan Bantuan hingga Rp70 Juta untuk Rumah Warga

0
1787244148131

MANGGARAI TIMUR – Pemerintah mempercepat pendataan kerusakan akibat gempa bumi yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kabupaten Manggarai Timur.

Dalam peninjauan langsung di Desa Satar Kampas, Kabupaten Manggarai Timur, Senin (17/8/2026), pemerintah berdialog dengan masyarakat sekaligus melihat kondisi kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa.

Pemerintah daerah diminta segera mempercepat pendataan dampak bencana di berbagai wilayah terdampak. Khusus kerusakan rumah warga, pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiapkan bantuan berdasarkan tingkat kerusakan.

Bantuan Rumah Rusak hingga Rp70 Juta

Pendataan kerusakan rumah dilakukan oleh pemerintah daerah dan harus ditandatangani oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) serta Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) setempat.

Untuk mempercepat proses tersebut, pemerintah mengimbau Pemda mengerahkan kepala desa hingga perangkat kecamatan agar pendataan warga terdampak dapat segera diselesaikan.

Adapun bantuan yang disiapkan pemerintah terdiri atas Rp15 juta untuk rumah dengan kerusakan ringan, Rp30 juta untuk kerusakan sedang, dan Rp70 juta bagi rumah yang mengalami kerusakan berat.

Skema bantuan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memperbaiki tempat tinggal mereka sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana.

Lamba Leda Utara Jadi Wilayah Prioritas

Hasil peninjauan lapangan selanjutnya akan dibahas dalam rapat koordinasi yang melibatkan sejumlah kementerian, lembaga, dan badan usaha milik negara (BUMN).

Dari hasil pemantauan, Kecamatan Lamba Leda Utara menjadi salah satu wilayah dengan dampak paling parah akibat gempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang terjadi pada Sabtu (15/8/2026) pagi.

Karena itu, pemerintah mendorong agar bantuan untuk Kabupaten Manggarai Timur diprioritaskan ke wilayah Lamba Leda Utara yang mengalami dampak paling berat.

Peninjauan langsung tersebut juga menjadi tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan kondisi masyarakat sekaligus mempercepat penanganan bencana di NTT.

Kehadiran pemerintah di lokasi bencana menjadi bagian dari upaya memastikan bantuan dan penanganan dapat segera dirasakan masyarakat terdampak.

Pemerintah menegaskan bahwa percepatan pendataan menjadi langkah penting agar bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran dan sesuai tingkat kerusakan yang dialami warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *