Pria Berpenampilan Rapi Diduga Curi HP di Restoran Cepat Saji Mega Bekasi Hypermall, Aksinya Terekam CCTV
BEKASI – Aksi seorang pria berpenampilan rapi di salah satu restoran cepat saji di Mega Bekasi Hypermall menjadi sorotan setelah terekam kamera CCTV dan videonya beredar di media sosial.
Pria tersebut diduga mengambil handphone milik seorang pengunjung dengan modus yang cukup lihai. Peristiwa itu disebut terjadi pada Senin (17/8/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.
Dalam rekaman CCTV yang beredar, pria tersebut awalnya terlihat mengenakan pakaian rapi. Penampilannya bahkan sekilas membuatnya tampak seperti seorang eksekutif atau pekerja kantoran.
Namun, situasi berubah ketika pria tersebut terlihat melepas jas yang dikenakannya. Jas itu kemudian diduga digunakan untuk menutupi gerakan tangannya ketika mendekati seorang pengunjung.
Dalam rekaman, pria tersebut berjalan mendekati seorang wanita yang sedang duduk dari arah belakang. Ia kemudian terlihat mengarahkan tangannya ke area tas milik korban.
Pria tersebut diduga mengambil handphone yang berada di dalam tas korban. Gerakannya dilakukan secara hati-hati dengan memanfaatkan jas yang dikenakannya untuk menutupi aktivitas tersebut.
Setelah diduga berhasil mengambil handphone, pria itu kemudian meninggalkan area restoran.
Rekaman CCTV Viral di Media Sosial
Rekaman kamera pengawas tersebut kemudian beredar di media sosial dan mendapat perhatian warganet.
Penampilan pria yang terlihat rapi menjadi salah satu hal yang banyak disorot. Sebelum aksinya terekam CCTV, ia tampak seperti pengunjung biasa atau seorang pekerja kantoran yang sedang berada di pusat perbelanjaan.
Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tetap waspada terhadap barang berharga ketika berada di tempat umum, termasuk restoran dan pusat perbelanjaan.
Pengunjung disarankan memastikan tas dan handphone selalu berada dalam pengawasan, terutama ketika berada di tempat yang ramai.
Hingga informasi ini beredar, identitas pria yang terekam dalam CCTV tersebut belum diketahui secara pasti. Dugaan pencurian juga masih perlu dikonfirmasi melalui keterangan korban maupun pihak kepolisian.
Masyarakat yang memiliki informasi mengenai identitas pelaku diimbau menyampaikannya kepada pihak berwenang dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.
