Kebakaran Hebat di Pasar Jagong Jeget Aceh, 96 Kios dan Ruko Ludes, Dua Warga Luka Bakar
Kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Kecamatan Jagong Jeget, Kabupaten Aceh Tengah, pada Minggu (9/8) sekitar pukul 11.35 WIB. Sedikitnya 96 unit kios dan ruko kopel ludes dilalap api, menyebabkan kerugian material yang signifikan bagi para pedagang dan pemilik usaha di pasar tersebut.
Mayoritas bangunan yang hangus berkonstruksi kayu sehingga api menyebar dengan sangat cepat. Kebakaran terjadi di Kampung Jeget Ayu, Dusun Suka Maju, Kecamatan Jagong Jeget, yang merupakan salah satu kawasan pusat perekonomian masyarakat setempat.
Dalam kejadian tersebut, dua orang warga dilaporkan mengalami luka bakar dan telah mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan terdekat.
BPBD Kerahkan Empat Armada Pemadam
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tengah mengerahkan empat unit armada pemadam kebakaran untuk menangani kobaran api.
Armada tersebut berasal dari Posko Jagong sebanyak satu unit, Posko Atu Lintang satu unit, serta Posko Induk dua unit. Petugas pemadam berjibaku memadamkan api yang terus membesar.
Kondisi bangunan yang mayoritas berbahan kayu membuat api cepat menjalar dan proses pemadaman menjadi lebih sulit. Petugas berupaya melokalisasi kobaran api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitar pasar.
Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Dugaan sementara di lapangan mengarah pada arus pendek atau korsleting listrik sebagai penyebab kebakaran. Meski demikian, penyebab pasti insiden tersebut masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Penyelidikan diperlukan untuk memastikan sumber awal api sekaligus mengetahui apakah terdapat faktor lain yang turut memicu kebakaran.
Pasca kejadian, BPBD bersama Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Aceh Tengah bergerak untuk mendirikan posko pengungsian dan dapur umum bagi warga terdampak.
Kebutuhan logistik serta bantuan masa panik juga dipersiapkan pemerintah daerah untuk membantu masyarakat yang terdampak, khususnya para pedagang dan pemilik usaha yang kehilangan tempat beraktivitas.
Kebakaran Pasar Jagong Jeget menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap risiko kebakaran, terutama di kawasan pasar dengan bangunan yang didominasi material mudah terbakar.
Pengecekan instalasi listrik secara berkala, kondisi kabel, serta penggunaan peralatan listrik secara aman menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko korsleting. Pedagang dan masyarakat juga diimbau memastikan peralatan listrik yang tidak digunakan dalam kondisi mati.
Pemerintah daerah diharapkan terus memperkuat pengawasan terhadap instalasi listrik dan meningkatkan sosialisasi pencegahan kebakaran di kawasan pasar tradisional. Upaya preventif diperlukan untuk meminimalkan risiko kebakaran sekaligus melindungi keselamatan masyarakat dan aktivitas ekonomi warga.
