Danantara dan Petrovietnam Bahas Investasi Hulu Migas, Buka Akses Portofolio Global
HANOI – Danantara Indonesia terus memperluas jejaring investasi strategis di sektor energi melalui kerja sama internasional. Dalam langkah terbaru, Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Patria Sjahrir, bersama Managing Director Global Relations & Communications Danantara, Pahala Nugraha Mansury, melakukan pertemuan dengan jajaran pimpinan Petrovietnam di Hanoi, Vietnam, pada 2–4 Agustus 2026.
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan bilateral di sektor energi sekaligus membuka peluang investasi baru di bidang hulu minyak dan gas bumi (migas). Fokus utama pembahasan adalah potensi kerja sama investasi pada proyek-proyek eksplorasi dan produksi migas di wilayah perairan Vietnam.
Melalui pembahasan tersebut, Danantara Indonesia berpeluang memperoleh akses terhadap portofolio global Petrovietnam Exploration Production Company (PVEP), anak usaha Petrovietnam yang memiliki berbagai aset strategis di sektor hulu migas yang tersebar di Asia, Timur Tengah, Afrika, hingga Amerika Latin.
Akses terhadap portofolio internasional tersebut dinilai akan memberikan peluang diversifikasi investasi sekaligus memperluas pengalaman Indonesia dalam pengelolaan proyek-proyek energi berskala global.
Bagi Indonesia, kerja sama ini tidak hanya bernilai ekonomis, tetapi juga menjadi sarana transfer pengetahuan, teknologi, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia di sektor energi. Pengalaman Petrovietnam dalam mengelola berbagai proyek migas lintas negara diharapkan dapat menjadi referensi penting dalam memperkuat strategi investasi energi nasional.
Selain meningkatkan potensi keuntungan investasi, kolaborasi ini juga mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional melalui pengembangan portofolio investasi di sektor strategis.
Petrovietnam sendiri merupakan salah satu perusahaan energi terbesar di Asia Tenggara dengan pengalaman panjang dalam eksplorasi, produksi, hingga pengelolaan lapangan migas di berbagai negara. Rekam jejak tersebut menjadikan perusahaan ini sebagai mitra strategis bagi pengembangan investasi energi Indonesia.
Danantara menilai kerja sama internasional seperti ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memperluas investasi di sektor-sektor bernilai tinggi sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di pasar energi global.
Ke depan, Danantara Indonesia akan terus menjajaki peluang kolaborasi dengan berbagai perusahaan energi dunia guna memperkuat portofolio investasi nasional, mempercepat transfer teknologi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Sinergi antara pemerintah, badan usaha milik negara, lembaga investasi, dan mitra internasional diharapkan mampu menciptakan ekosistem investasi energi yang lebih kuat, modern, dan berdaya saing, sekaligus mendukung visi Indonesia menuju kemandirian energi dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
