Pimpinan Ponpes Al-Mizan Banten Apresiasi Kepemimpinan Kapolri, Tekankan Integritas dan Keadilan Hukum
JAKARTA — Pimpinan Pondok Pesantren Modern Al-Mizan Banten Indonesia, Dr. KH. Anang Azharie Alie, M.Pd., menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si. Ia berharap kepemimpinan Polri terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik serta penegakan hukum yang adil bagi seluruh masyarakat.
Dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (17/10), KH. Anang menegaskan bahwa jabatan Kapolri merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan kompetensi, integritas, dan tanggung jawab demi kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara.
Menurutnya, kepemimpinan institusi kepolisian tidak cukup hanya mengandalkan kewenangan formal, tetapi juga harus ditopang kemampuan profesional, kejujuran, keberanian moral, serta ketegasan dalam menegakkan keadilan.
Ia menilai kewenangan yang dimiliki Polri harus digunakan untuk memberikan perlindungan, pelayanan, dan kepastian hukum kepada seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang, status sosial, maupun kedudukan seseorang.
Integritas dan Keterbukaan Menjadi Kunci Kepercayaan Publik
KH. Anang juga menyoroti pentingnya keterbukaan institusi kepolisian terhadap kritik dan evaluasi. Menurutnya, masukan yang disampaikan secara konstruktif dapat menjadi bagian penting dalam memperbaiki kualitas pelayanan serta meningkatkan profesionalisme aparat.
Ia menegaskan bahwa profesionalisme dan integritas harus berjalan beriringan. Penegakan hukum yang tegas perlu dilaksanakan secara objektif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Kepercayaan masyarakat terhadap Polri, lanjutnya, perlu terus dijaga melalui kinerja nyata, perilaku personel yang bertanggung jawab, serta komitmen untuk menempatkan kepentingan publik sebagai prioritas.
Harapan terhadap Polri yang Profesional dan Humanis
KH. Anang berharap Polri terus memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat dengan mengedepankan profesionalisme, pendekatan humanis, dan prinsip keadilan.
Menurutnya, institusi kepolisian memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan, melindungi masyarakat, serta memastikan hukum ditegakkan secara konsisten.
Ia juga mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan secara proporsional kepada Polri, sekaligus tetap menyampaikan kritik dan saran yang membangun apabila terdapat hal-hal yang perlu diperbaiki.
Sinergi antara kepolisian dan masyarakat dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang aman, menjaga ketertiban, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.
Pada akhirnya, kepemimpinan yang berintegritas diharapkan mampu mendorong institusi kepolisian menjadi semakin profesional, terbuka terhadap evaluasi, dan konsisten dalam memberikan perlindungan serta pelayanan yang adil bagi seluruh rakyat Indonesia.
