Gus Ipul Apresiasi Operasi Pemberantasan Narkoba, Dorong Transformasi Polri dan Pelayanan Publik

0
1792206321648-1

JAKARTA — Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, mengapresiasi upaya pemberantasan narkoba yang disebut dilakukan jajaran kepolisian di sejumlah kawasan rawan peredaran narkotika di Jakarta, termasuk Kampung Ambon, Cengkareng, dan Kampung Boncos, Palmerah, Jakarta Barat.

Menurut Gus Ipul, pemberantasan narkoba harus dilakukan secara konsisten, menyeluruh, dan berkelanjutan. Persoalan narkotika, kata dia, bukan semata-mata berkaitan dengan tindak kriminal, tetapi juga menyangkut keselamatan keluarga serta masa depan generasi bangsa.

“Kami menyambut baik langkah tegas Kapolri dan jajarannya. Narkoba bukan hanya persoalan kriminalitas, tetapi ancaman serius bagi masa depan bangsa. Narkoba merusak keluarga, menghancurkan harapan orang tua, dan merampas masa depan anak-anak kita,” tutur Gus Ipul.

Ia menilai, penanganan peredaran narkoba membutuhkan langkah penegakan hukum yang berkesinambungan, disertai upaya pencegahan dan keterlibatan masyarakat. Dengan pendekatan yang menyeluruh, pemberantasan narkotika diharapkan tidak hanya menindak pelaku, tetapi juga memperkuat perlindungan terhadap masyarakat, khususnya generasi muda.

Selain menyoroti pemberantasan narkoba, Gus Ipul juga menyambut positif agenda transformasi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Transformasi tersebut mencakup pembenahan organisasi dan sumber daya manusia (SDM), peningkatan kualitas pelayanan publik, penegakan hukum yang adil, penguatan pengawasan, serta peningkatan akuntabilitas penggunaan anggaran.

Menurutnya, semangat Polisi Bersama Masyarakat perlu diwujudkan melalui pelayanan yang mudah diakses, responsif, transparan, dan tidak diskriminatif. Kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian, dalam konteks tersebut, perlu didukung oleh pelaksanaan tugas yang profesional serta mekanisme pengawasan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Upaya pemberantasan narkoba dan pembenahan institusi kepolisian menjadi dua aspek yang saling berkaitan dalam menjaga keamanan masyarakat. Penegakan hukum yang konsisten perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pelayanan, keterbukaan, dan penghormatan terhadap hak-hak masyarakat.

Dengan dukungan masyarakat serta pengawasan yang berkelanjutan, upaya pemberantasan narkotika diharapkan semakin efektif dalam melindungi keluarga dan generasi muda. Sementara itu, agenda transformasi Polri diharapkan dapat memperkuat pelayanan publik sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *