Mengapa Setan Takut kepada Umar bin Khattab? Ini Hadis Sahih Rasulullah SAW dan Keutamaan Ayat Kursi

0
1791863781658-1

Mengapa Setan Takut kepada Umar bin Khattab? Ini Hadis Sahih Rasulullah SAW dan Keutamaan Ayat Kursi

Umar bin Khattab RA merupakan salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW yang dikenal karena keberanian, ketegasan, dan kekuatan imannya. Keistimewaan Umar bahkan disebutkan langsung oleh Rasulullah SAW dalam hadis sahih yang menjelaskan bahwa setan akan mengambil jalan lain ketika berpapasan dengannya.

Kisah ini menjadi salah satu riwayat yang banyak menarik perhatian umat Islam karena menggambarkan kedudukan Umar bin Khattab sebagai sahabat Rasulullah SAW yang memiliki keutamaan luar biasa.

Lantas, apa sebenarnya sabda Rasulullah SAW tentang Umar bin Khattab? Bagaimana pula kaitannya dengan kisah jin dan keutamaan Ayat Kursi?

Hadis Sahih: Setan Menghindari Jalan Umar bin Khattab

Keutamaan Umar bin Khattab bukan sekadar cerita yang berkembang di tengah masyarakat. Rasulullah SAW secara langsung menyampaikan hal tersebut dalam hadis yang diriwayatkan oleh Sa’ad bin Abi Waqqas RA.

Dalam Shahih al-Bukhari nomor 3294, Rasulullah SAW bersabda bahwa setan tidak akan berpapasan dengan Umar ketika ia melewati suatu jalan, kecuali setan tersebut akan mengambil jalan yang berbeda.

Riwayat serupa juga terdapat dalam Shahih Muslim nomor 2396.

Hadis tersebut menjadi landasan kuat bahwa Umar bin Khattab memiliki keutamaan khusus yang diakui Rasulullah SAW. Keterangan ini sekaligus membedakan riwayat sahih dari berbagai kisah tambahan yang beredar mengenai hubungan Umar dengan bangsa jin.

Mengapa Setan Menghindari Umar?

Umar bin Khattab dikenal sebagai sosok yang berani, tegas, dan teguh dalam memegang prinsip. Dalam sejarah Islam, ia juga dikenal dengan gelar Al-Faruq, yang dikaitkan dengan kemampuannya membedakan antara kebenaran dan kebatilan.

Keberanian Umar tidak hanya terlihat dalam perjuangan membela Islam, tetapi juga dalam ketegasannya menjalankan tanggung jawab sebagai seorang pemimpin.

Hadis mengenai setan yang menghindari jalan Umar menunjukkan keistimewaan yang disampaikan langsung oleh Rasulullah SAW. Namun, umat Islam tetap perlu memahami bahwa perlindungan dari segala gangguan pada hakikatnya berasal dari Allah SWT, bukan dari kekuatan manusia yang berdiri sendiri.

Kisah Umar Bin Khattab Berduel dengan Jin

Selain hadis sahih mengenai setan yang menghindari jalan Umar, terdapat pula kisah yang dinisbatkan kepada Abdullah bin Mas’ud RA mengenai pertemuan manusia dengan jin dalam sebuah pertandingan gulat.

Kisah tersebut menceritakan seorang manusia yang berhasil mengalahkan jin dan kemudian meminta penjelasan mengenai sesuatu yang dapat melindungi manusia dari gangguan setan. Dalam riwayat yang dikaitkan dengan Umar bin Khattab, jin itu disebut menjelaskan keutamaan Ayat Kursi.

Riwayat mengenai duel tersebut dinisbatkan kepada Al-Mu’jam al-Kabir karya Imam ath-Thabrani dan dibahas dalam literatur takhrij hadis. Namun, kisah ini perlu dibedakan dari hadis dalam Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim karena kekuatan sumber dan penilaian sanadnya tidak otomatis sama.

Karena itu, detail duel tersebut sebaiknya tidak dinyatakan sebagai fakta yang setara dengan hadis sahih tanpa penjelasan mengenai sumber dan kualitas riwayatnya.

Ayat Kursi, Amalan Perlindungan dari Gangguan Setan

Ayat Kursi merupakan Surah Al-Baqarah ayat 255 yang menjelaskan keagungan, kekuasaan, dan kesempurnaan Allah SWT.

Keutamaan membaca Ayat Kursi sebelum tidur dijelaskan dalam hadis sahih riwayat Imam Bukhari nomor 3275.

Dalam hadis tersebut, Abu Hurairah RA menceritakan bahwa seseorang yang mengambil makanan dari tempat penyimpanan zakat Ramadan mengajarkannya untuk membaca Ayat Kursi sebelum tidur. Orang itu menyampaikan bahwa pembacanya akan mendapatkan penjagaan dari Allah dan setan tidak akan mendekatinya hingga pagi.

Ketika Abu Hurairah menyampaikan kejadian tersebut kepada Rasulullah SAW, beliau menjelaskan bahwa sosok yang ditemuinya adalah setan, tetapi perkataannya mengenai keutamaan tersebut benar.

Riwayat ini memberikan landasan tersendiri mengenai keutamaan Ayat Kursi. Dengan demikian, umat Islam dapat mengamalkannya berdasarkan dalil yang jelas tanpa harus bergantung pada kisah-kisah yang belum memiliki kepastian derajat yang sama.

Teladan Umar bin Khattab bagi Umat Islam

Kisah Umar bin Khattab mengandung pelajaran mengenai keberanian, keteguhan iman, dan komitmen terhadap kebenaran.

Keberanian bukan semata-mata tentang kekuatan fisik, melainkan juga kesanggupan mempertahankan prinsip dan menjalankan tanggung jawab dengan adil. Ketegasan pun harus berjalan bersama kebijaksanaan dan rasa takut kepada Allah SWT.

Umar bin Khattab menjadi salah satu tokoh penting dalam sejarah Islam yang keteladanannya terus dipelajari oleh umat Muslim hingga sekarang.

Sementara itu, hadis tentang setan yang menghindari jalan Umar memperlihatkan keutamaan yang ditegaskan langsung oleh Rasulullah SAW. Adapun kisah duel dengan jin perlu dipahami secara proporsional sesuai sumber dan kualitas riwayatnya.

Pada akhirnya, umat Islam dapat mengambil pelajaran dari keteguhan Umar bin Khattab sekaligus membiasakan diri membaca Al-Qur’an, termasuk Ayat Kursi, sebagai bagian dari ibadah dan upaya memohon perlindungan kepada Allah SWT.

Wallahu a’lam bishawab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *