Exercise Trident Resolve 2026, Kemhan dan Militer ADMM-Plus Gelar Pelayanan Kesehatan untuk Masyarakat Banten

0
1790347196695

BANTEN — Kolaborasi kesehatan militer dan masyarakat berlangsung dalam rangkaian Exercise Trident Resolve (XTR) 2026 melalui pelayanan kesehatan di Posyandu Cenderawasih Site 9, Banten, Rabu (23/9/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Direktur Kesehatan Ditjen Kuathan Kementerian Pertahanan (Kemhan) Marsma TNI dr. Mukti Arja Berlian bersama Co-Chair Expert Working Group on Military Medicine (EWG on MM) Maj. Gen. Dr. E. Darrin Cox.

Pelayanan kesehatan ini melibatkan personel medis militer dari negara-negara anggota ASEAN Defence Ministers’ Meeting-Plus (ADMM-Plus), bersama tenaga kesehatan serta unsur pemerintah daerah.

Selain memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, kegiatan tersebut diisi dengan edukasi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Para peserta juga memberikan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) kepada para guru. Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat kesehatan.

Kolaborasi dalam kegiatan tersebut turut mendapat dukungan bantuan dari Amerika Serikat, Brunei Darussalam, dan Kementerian Pertahanan untuk mendukung kebutuhan masyarakat.

Kegiatan pelayanan kesehatan masyarakat ini menjadi salah satu rangkaian XTR 2026 yang tidak hanya berfokus pada aspek kerja sama dan kesiapan militer, tetapi juga menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.

Exercise Trident Resolve 2026 sendiri menjadi wadah kerja sama dalam kerangka ADMM-Plus, khususnya melalui Expert Working Group on Military Medicine.

Kerja sama tersebut memperlihatkan peran kesehatan militer dalam mendukung hubungan dan kerja sama pertahanan antarnegara, sekaligus memperkuat kapasitas dalam menghadapi berbagai tantangan kesehatan dan kemanusiaan.

Kehadiran personel medis militer bersama tenaga kesehatan dan pemerintah daerah di Posyandu Cenderawasih Site 9 juga menjadi bagian dari upaya membangun interaksi positif antara kerja sama pertahanan dengan kebutuhan masyarakat.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, diplomasi pertahanan dalam kerangka ADMM-Plus tidak hanya diwujudkan melalui kerja sama antarmiliter, tetapi juga melalui kegiatan kemanusiaan dan pelayanan yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *