Ekspor Perdana Sarang Burung Walet Kalbar Tembus Singapura, 103 Kilogram Bernilai Rp1,3 Miliar
KALIMANTAN BARAT — Sarang burung walet asal Kalimantan Barat resmi menembus pasar Singapura melalui ekspor perdana yang dilakukan PT Raymond Sukses Mandiri asal Singkawang.
Sebanyak 103 kilogram sarang burung walet dikirim ke Singapura dengan nilai ekspor mencapai Rp1,3 miliar.
Nilai tersebut menunjukkan tingginya potensi komoditas sarang burung walet asal Kalimantan Barat di pasar internasional. Jika dihitung berdasarkan total nilai dan volume pengiriman, nilainya rata-rata mencapai sekitar Rp12,6 juta per kilogram.
Ekspor perdana ini menjadi langkah awal bagi pelaku usaha asal Kalimantan Barat untuk memperluas akses pasar internasional sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan daerah.
PT Raymond Sukses Mandiri dari Singkawang menjadi perusahaan yang merealisasikan pengiriman tersebut. Keberhasilan masuknya sarang walet Kalbar ke pasar Singapura juga membuka peluang pengembangan ekspor komoditas serupa ke pasar luar negeri lainnya.
Sarang burung walet merupakan salah satu komoditas yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Potensi tersebut dapat dikembangkan melalui peningkatan kualitas produksi, pemenuhan standar ekspor, penguatan rantai pasok, serta perluasan jaringan pasar internasional.
Ekspor perdana ke Singapura diharapkan dapat menjadi momentum bagi pelaku usaha di Kalimantan Barat untuk meningkatkan daya saing produk daerah.
Selain memberikan peluang peningkatan pendapatan bagi pelaku usaha, aktivitas ekspor juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan sektor produksi dan perdagangan komoditas bernilai tambah.
Dengan semakin terbukanya pasar internasional, komoditas sarang burung walet asal Kalimantan Barat memiliki peluang untuk terus dikembangkan sebagai salah satu produk unggulan ekspor Indonesia.
Pengiriman 103 kilogram dengan nilai mencapai Rp1,3 miliar tersebut menjadi catatan awal bagi penguatan ekspor sarang burung walet Kalbar ke pasar Singapura.
