Indonesia Lanjutkan Kontribusi US$1,2 Juta untuk UNRWA, Sugiono Dorong Negara Lain Tingkatkan Dukungan

0
1790309682279-1

NEW YORK – Menteri Luar Negeri RI Sugiono menegaskan Indonesia akan kembali melanjutkan kontribusi tahunan sebesar US$1,2 juta untuk United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East (UNRWA), badan PBB yang memberikan bantuan dan layanan kepada pengungsi Palestina.

Pernyataan tersebut disampaikan Sugiono dalam forum tingkat menteri untuk mendukung UNRWA yang berlangsung di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Kamis (24/9/2026).

Dalam forum tersebut, Sugiono juga mendorong negara-negara lain untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan kontribusi mereka kepada UNRWA.

Menurut Sugiono, dukungan terhadap mandat UNRWA diperlukan agar badan tersebut dapat terus menjalankan tugas kemanusiaannya dalam memberikan bantuan dan perlindungan kepada pengungsi Palestina.

Komitmen Indonesia tersebut mencerminkan keberlanjutan dukungan finansial terhadap kerja UNRWA. Badan PBB tersebut menjalankan berbagai program bagi pengungsi Palestina, termasuk bantuan pangan, layanan kesehatan, pendidikan, serta bantuan tunai di Gaza, Tepi Barat, Yordania, Lebanon, dan Suriah.

UNRWA sendiri masih menghadapi kebutuhan pendanaan untuk mempertahankan layanan bagi jutaan pengungsi Palestina. Karena itu, dukungan dari negara-negara donor menjadi salah satu sumber penting bagi keberlangsungan program badan tersebut.

Dalam forum di New York, Indonesia menyerukan agar dukungan internasional terhadap UNRWA tidak berhenti pada mempertahankan kontribusi yang sudah ada, tetapi juga dapat ditingkatkan sesuai kebutuhan kemanusiaan yang berkembang.

Bagi Indonesia, keberlanjutan mandat dan kemampuan operasional UNRWA menjadi bagian dari upaya mendukung bantuan kemanusiaan bagi pengungsi Palestina.

Kontribusi tersebut juga menempatkan Indonesia dalam jajaran negara yang terus menyuarakan dukungan terhadap bantuan kemanusiaan bagi Palestina melalui mekanisme multilateral PBB.

Sementara itu, UNRWA terus menjalankan program bantuan di sejumlah wilayah operasionalnya. Berdasarkan informasi resmi UNRWA, dukungan kepada pengungsi Palestina mencakup sektor pangan, pendidikan, kesehatan, perlindungan, serta bantuan tunai dan layanan kemanusiaan lainnya.

Pernyataan Sugiono dalam forum tersebut menjadi bagian dari diplomasi Indonesia di tingkat internasional terkait dukungan kemanusiaan bagi Palestina dan keberlanjutan kerja UNRWA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *