Pemerintah Siapkan Rekening Gratis Saldo Rp50.000 untuk 25,16 Juta Warga, Ini Kriteria Penerimanya

0
1793924698085-1

JAKARTA – Pemerintah menyiapkan program pembukaan rekening bank gratis dengan saldo awal Rp50.000 bagi sekitar 25,16 juta masyarakat Indonesia. Program bertajuk Satu Orang Satu Rekening tersebut menyasar kelompok masyarakat berpenghasilan rendah yang selama ini belum memiliki akses terhadap layanan perbankan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa program tersebut ditargetkan dapat direalisasikan dalam dua bulan ke depan. Saat ini, pemerintah masih melakukan pematangan mekanisme pelaksanaannya.

Informasi tersebut disampaikan Airlangga dalam keterangan resmi Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) di Jakarta, Kamis (5/11/2026).

Program Satu Orang Satu Rekening diarahkan kepada masyarakat berusia 17 tahun ke atas yang masuk kelompok desil 1 hingga desil 4 dan belum memiliki rekening bank.

Dengan sasaran sekitar 25,16 juta penduduk dewasa, pemerintah menyiapkan saldo awal sebesar Rp50.000 untuk setiap rekening yang dibuka. Kebutuhan anggaran program tersebut diperkirakan mencapai Rp1,28 triliun.

Siapa yang Berhak Mendapatkan Rekening Gratis Rp50.000?

Berdasarkan keterangan pemerintah, terdapat beberapa kriteria utama calon penerima program ini.

Pertama, masyarakat berusia minimal 17 tahun. Kedua, termasuk kelompok desil 1 sampai desil 4 atau kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan ekonomi terbawah. Ketiga, belum memiliki rekening perbankan.

Dengan sasaran tersebut, program ini diharapkan dapat menjangkau masyarakat yang selama ini belum terhubung dengan layanan keuangan formal.

Meski demikian, masyarakat perlu memahami bahwa program tersebut masih dalam tahap pematangan. Pemerintah belum mengumumkan secara terperinci mekanisme pendaftaran, bank pelaksana, proses verifikasi penerima, maupun jadwal penyaluran saldo awal.

Karena itu, masyarakat sebaiknya menunggu pengumuman resmi dan tidak mudah percaya terhadap tautan pendaftaran yang belum dipastikan berasal dari pemerintah atau bank pelaksana.

Bukan Sekadar Membagikan Saldo, Pemerintah Dorong Inklusi Keuangan

Program Satu Orang Satu Rekening tidak hanya ditujukan untuk memberikan saldo awal kepada masyarakat.

Kebijakan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas inklusi keuangan nasional, sehingga masyarakat berpenghasilan rendah memiliki kesempatan lebih besar untuk memanfaatkan layanan perbankan.

Melalui kepemilikan rekening, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah menabung, melakukan transaksi keuangan, serta mengakses berbagai layanan perbankan formal.

Pemerintah juga menilai kepemilikan rekening dapat mendukung penyaluran bantuan sosial agar lebih cepat, tepat sasaran, dan mudah dipantau.

Pemerintah Siapkan Insentif Tiket Pesawat untuk Libur Nataru

Selain program rekening gratis, pemerintah juga menyiapkan berbagai stimulus ekonomi menjelang libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.

Salah satu kebijakan yang disiapkan adalah fasilitas Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar 100 persen untuk tiket pesawat kelas ekonomi pada penerbangan domestik.

Kebijakan tersebut menyasar sekitar 3,75 juta penumpang dengan periode penerbangan mulai 22 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027.

Ketentuan fasilitas PPN DTP tersebut diatur melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 77 Tahun 2026. Tiket dapat dibeli dalam periode 20 Oktober 2026 hingga 10 Januari 2027 untuk penerbangan pada tanggal yang telah ditentukan.

Selain transportasi udara, pemerintah juga menyiapkan stimulus bagi moda transportasi lainnya, termasuk kereta api, kapal laut, dan angkutan penyeberangan.

Masyarakat Diminta Menunggu Pengumuman Resmi

Rencana pembukaan rekening gratis dengan saldo awal Rp50.000 menjadi salah satu kebijakan yang berpotensi memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal.

Namun, karena program masih dalam tahap pematangan, masyarakat belum dapat memastikan kapan dan melalui mekanisme apa rekening tersebut akan dibuka.

Informasi resmi mengenai persyaratan teknis, bank pelaksana, jadwal pendaftaran, dan proses pencairan saldo masih perlu ditunggu.

Jika terlaksana sesuai target, program Satu Orang Satu Rekening diharapkan dapat membuka akses perbankan bagi jutaan masyarakat yang selama ini belum memiliki rekening.

Dengan demikian, manfaat kebijakan ini tidak hanya diukur dari saldo awal Rp50.000, tetapi juga dari terbukanya kesempatan bagi masyarakat untuk masuk ke dalam sistem keuangan formal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *