Momen Haru Prabowo di Gontor: Teriakkan “Free Palestine” dan Peluk Dubes Palestina

0
1790054419173-1

Ponorogo — Suasana Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur, berlangsung penuh haru ketika Presiden Prabowo Subianto menyampaikan kepeduliannya terhadap kondisi rakyat Palestina.

Momen tersebut terjadi pada Sabtu, 19 September 2026, saat Presiden Prabowo menyapa para duta besar negara sahabat yang hadir dalam acara tersebut. Ketika menyebut Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdalfatah A.K. Alsattari, suasana langsung dipenuhi tepuk tangan para santri, alumni, dan tamu undangan.

Dari atas mimbar, Prabowo kemudian menyerukan, “Free Palestine! Free Palestine! Free Palestine!” Seruan tersebut langsung disambut oleh hadirin.

Tak lama kemudian, Dubes Palestina menghampiri Presiden dan mengalungkan keffiyeh, kain bermotif khas Palestina, ke leher Prabowo. Presiden menerima keffiyeh tersebut dan keduanya kemudian berpelukan. Prabowo melanjutkan sambutannya dengan keffiyeh masih berada di pundaknya.

Dalam sambutannya, Prabowo mengungkapkan bahwa dirinya teringat kepada masyarakat Palestina yang menurutnya tengah mengalami penderitaan akibat konflik dan serangan. Ia juga menyampaikan keprihatinan karena Indonesia, menurutnya, masih menghadapi keterbatasan dalam membantu mereka.

Presiden kemudian mengaitkan kepedulian terhadap Palestina dengan pentingnya memperkuat Indonesia. Di hadapan keluarga besar Gontor, ia mengajak para kiai, ulama, pendidik, dan generasi muda untuk bersungguh-sungguh menuntut ilmu serta membangun bangsa yang kuat.

Menurut Prabowo, bangsa yang kuat diperlukan agar Indonesia tidak mudah ditekan atau diperlakukan semena-mena oleh bangsa lain.

Momen tersebut menjadi salah satu bagian yang menarik perhatian dalam rangkaian peringatan 100 tahun Gontor. Dukungan terhadap Palestina hadir bersamaan dengan pesan Presiden mengenai pendidikan, kemandirian, dan pentingnya membangun kekuatan bangsa.

Adapun narasi yang beredar di media sosial mengenai Prabowo yang disebut menangis atau mengusap air mata dapat dilihat dalam konteks suasana haru pada momen tersebut. Namun, sumber resmi pemerintah yang memuat sambutan Presiden menegaskan isi pernyataannya tentang keprihatinan terhadap Palestina, tanpa memberikan keterangan khusus mengenai tindakan menangis atau mengusap air mata.

Momen “Free Palestine” dan pelukan antara Presiden Prabowo dengan Dubes Palestina pun menjadi simbol suasana emosional dalam acara satu abad perjalanan Pondok Modern Darussalam Gontor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *