Menhub Bertolak ke Sumenep Pantau Penanganan KMP Mutiara Sentosa 2, Posko Terpadu Disiapkan di Tanjung Perak
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bertolak menuju Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, pada Minggu (2/8) malam untuk memantau langsung penanganan insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan Sumenep.
Kedatangan Menteri Perhubungan menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan proses pencarian, evakuasi, dan penanganan korban berjalan secara maksimal. Berdasarkan data sementara, insiden tersebut menyebabkan lima orang meninggal dunia, sementara puluhan lainnya masih dalam pencarian.
Menhub Koordinasi dengan Pemerintah Daerah
Dalam kunjungannya ke Sumenep, Dudy Purwagandhi bertemu dengan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo untuk memperkuat koordinasi dalam penanganan insiden tersebut.
Menhub juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sumenep yang telah bergerak sejak awal kejadian.
Pemerintah daerah bersama unsur terkait disebut telah mengerahkan sumber daya yang tersedia untuk mendukung operasi pencarian, penyelamatan, dan penanganan para korban.
Koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dinilai penting untuk memastikan seluruh proses penanganan berjalan secara terpadu, terutama karena operasi pencarian masih berlangsung.
Posko Terpadu Disiapkan di Tanjung Perak
Sebagai bagian dari penanganan pascakecelakaan, Kementerian Perhubungan menyiapkan Posko Terpadu di Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.
Posko tersebut menjadi pusat koordinasi bagi berbagai unsur yang terlibat dalam penanganan insiden, termasuk Basarnas, TNI, Polri, dan instansi terkait lainnya.
Selain berfungsi sebagai pusat koordinasi, Posko Terpadu juga disiapkan sebagai titik layanan bagi korban yang berhasil dievakuasi serta keluarga penumpang yang membutuhkan informasi.
Layanan yang tersedia mencakup dukungan proses pemulihan, penanganan medis awal, pendataan korban, serta penyampaian informasi resmi mengenai perkembangan operasi pencarian dan evakuasi.
Keberadaan posko diharapkan dapat membuat proses penanganan lebih terkoordinasi sekaligus memastikan keluarga korban memperoleh informasi yang akurat dan tepat waktu.
KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep
Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 terjadi pada Minggu pagi (2/8) ketika kapal dalam perjalanan dari Surabaya menuju Makassar.
Berdasarkan data sementara yang disampaikan dalam penanganan awal, kapal tersebut membawa 271 penumpang dan awak kapal.
Kebakaran terjadi di perairan Kabupaten Sumenep dan memicu operasi pencarian serta penyelamatan yang melibatkan berbagai unsur.
Hingga Minggu sore, lima orang dilaporkan meninggal dunia, 225 orang berhasil diselamatkan, sementara 41 orang lainnya masih dalam pencarian.
Tim SAR bersama unsur terkait terus melakukan upaya pencarian terhadap korban yang belum ditemukan.
Pemerintah Pastikan Pencarian Berlanjut
Pemerintah memastikan operasi pencarian dan evakuasi akan terus dilakukan untuk menemukan seluruh korban yang masih dinyatakan hilang.
Masyarakat dan keluarga korban diimbau mengikuti informasi melalui Posko Terpadu di Terminal Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak, serta kanal resmi pemerintah.
Keluarga korban juga diminta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi untuk menghindari kesimpangsiuran informasi di tengah proses pencarian.
Selain operasi pencarian dan penanganan korban, pemerintah juga akan melakukan investigasi untuk mengungkap penyebab kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2.
Hasil investigasi diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai faktor penyebab insiden sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan keselamatan pelayaran dan mencegah kejadian serupa kembali terjadi di masa mendatang.
