Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Serahkan 12 Ranpur AAV M-35 ke Korps Marinir TNI AL, Perkuat Operasi Amfibi

0
1790621347926

JAKARTA — Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin memimpin penerimaan dan penyerahan 12 unit kendaraan tempur amfibi atau Assault Amphibious Vehicle (AAV) M-35 kepada Korps Marinir TNI Angkatan Laut di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (28/9/2026).

Penyerahan tahap pertama tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kemampuan operasi amfibi, mobilitas pasukan, serta kesiapan Korps Marinir TNI AL dalam melaksanakan tugas menjaga wilayah maritim dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

AAV M-35 berbasis AAV-7A1 RAM/RS dirancang untuk mendukung operasi dari laut menuju daratan. Kendaraan tempur amfibi tersebut memiliki kemampuan membawa hingga 21 prajurit dengan tiga orang awak.

Selain kemampuan angkut personel, kendaraan tersebut juga dirancang untuk beroperasi dalam kondisi laut bergelombang hingga Sea State 5, sehingga mendukung mobilitas pasukan dalam lingkungan operasi maritim.

Penyerahan kendaraan tempur amfibi ini memperkuat salah satu kemampuan penting Korps Marinir TNI AL, khususnya dalam mendukung pergerakan pasukan dari wilayah laut menuju daratan.

Bagi Indonesia sebagai negara kepulauan, kemampuan operasi amfibi memiliki keterkaitan erat dengan kebutuhan mobilitas dan kesiapan pertahanan di wilayah maritim.

Bergabungnya AAV M-35 ke dalam jajaran Korps Marinir TNI AL menjadi bagian dari pengembangan kekuatan pertahanan yang diarahkan agar semakin modern, tangguh, dan adaptif terhadap karakter geografis Indonesia.

Modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapan operasional TNI dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis serta menjaga kepentingan pertahanan nasional.

Dengan tambahan 12 unit pada tahap pertama, kemampuan kendaraan tempur amfibi Korps Marinir TNI AL diharapkan dapat semakin mendukung pelaksanaan tugas dan operasi sesuai kebutuhan pertahanan negara.

Penyerahan tersebut berlangsung di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan, dan menjadi salah satu langkah dalam memperkuat kesiapan unsur pertahanan matra laut, khususnya dalam kemampuan operasi amfibi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *