Lukashenko Tegaskan AS Tak Akan Mampu Hadapi China, Soroti Perubahan Keseimbangan Kekuatan Dunia

0
1776965479082


Minsk — Presiden Belarus Alexander Lukashenko melontarkan pernyataan keras yang menyasar kebijakan luar negeri Amerika Serikat, khususnya terkait rivalitas dengan China. Dalam wawancara dengan media Rusia, Lukashenko menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak seharusnya mencampuri urusan Tiongkok.
Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara Washington dan Beijing yang mencakup isu perdagangan, teknologi, hingga keamanan kawasan Indo-Pasifik.

Soroti Kekuatan Militer China

Lukashenko menyebut bahwa Amerika Serikat tidak akan mudah menghadapi kekuatan militer China apabila terjadi konflik terbuka di kawasan Asia Pasifik. Ia bahkan mengklaim bahwa aset militer strategis AS, termasuk kapal induk, dapat menjadi target dalam skenario perang terbuka.
Meski demikian, pernyataan tersebut bersifat politis dan mencerminkan pandangan Belarus dalam membaca dinamika kekuatan global yang terus berubah.

Perubahan Keseimbangan Geopolitik

Menurut Lukashenko, dunia saat ini tidak lagi berada dalam dominasi satu kekuatan tunggal. Ia menilai bahwa pengaruh China di bidang ekonomi dan pertahanan terus meningkat, sehingga menciptakan keseimbangan baru dalam tatanan global.
Ia juga menyinggung bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump memahami realitas tersebut, terutama terkait posisi China sebagai kekuatan besar dunia saat ini.

Aliansi Strategis dengan Rusia dan China

Lukashenko menegaskan bahwa Belarus memiliki hubungan strategis yang erat dengan Rusia dan China, khususnya dalam menghadapi tekanan dan sanksi dari negara-negara Barat.
Hal ini memperkuat posisi Belarus dalam blok kerja sama yang berseberangan dengan pengaruh Barat di panggung internasional.

Ketegangan Global yang Terus Meningkat

Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya rivalitas geopolitik antara Amerika Serikat dan China yang terus memanas di berbagai sektor strategis, mulai dari ekonomi global hingga keamanan regional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *