Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman Terima Bupati Buru, Bahas Percepatan Pembangunan Daerah

0
1788168759678

SOROTAN PUBLIK — Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman menerima kunjungan Bupati Buru beserta jajaran kepala dinas di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (28/8/2026).

Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis pembangunan Kabupaten Buru sekaligus kebutuhan dukungan pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Salah satu agenda utama yang dibahas adalah percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya jalan dan jembatan. Infrastruktur tersebut dinilai penting untuk memperkuat konektivitas antarwilayah serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Penguatan Program MBG di Kabupaten Buru

Pembahasan juga mencakup keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya pembangunan dan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Pemerintah Kabupaten Buru turut menyampaikan usulan penambahan titik layanan SPPG, terutama di wilayah yang masuk kategori tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Penambahan layanan tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan program sehingga manfaat MBG dapat dirasakan oleh masyarakat di wilayah yang selama ini memiliki tantangan akses.

Koperasi Desa Merah Putih dan Pengelolaan Sampah

Selain MBG, pertemuan juga membahas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Perhatian diarahkan pada kesiapan gerai, pengembangan model bisnis, serta integrasi koperasi dengan perekonomian desa dan ekosistem MBG.

Koperasi diharapkan tidak hanya menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat desa, tetapi juga dapat terhubung dengan berbagai program pemerintah sehingga menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih produktif.

Pemerintah Kabupaten Buru juga menyampaikan kebutuhan dukungan dalam mempercepat pengelolaan sampah.

Kebutuhan tersebut meliputi pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), peningkatan armada pengangkut dan kontainer, hingga penanganan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) serta limbah medis secara lebih terpadu.

Pertemuan tersebut menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan.

Kolaborasi antarpemerintah diharapkan mampu memastikan berbagai program berjalan efektif sekaligus memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat Kabupaten Buru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *