Jembatan Gantung Pongpet Putus Saat Rombongan Bupati Pangandaran Melintas, Kades: Goyang Hebat sampai Mata Saya Merem Melek
PANGANDARAN — Ketegangan mencekam dialami Kepala Desa Margacinta, Enceng Anwar Solihin, ketika jembatan gantung Pongpet, Pangandaran, tiba-tiba bergoyang hebat saat dirinya bersama rombongan Bupati Pangandaran Citra Pitriyami melintas.
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (30/8/2026). Kunjungan kerja yang semula berlangsung dalam suasana biasa berubah menjadi kepanikan setelah konstruksi jembatan mengalami kerusakan dan membuat jembatan bergoyang ekstrem ke samping.
Enceng mengaku berada cukup dekat dengan Bupati Citra Pitriyami. Di belakang mereka terdapat istri Enceng dan Dandim 0625/Pangandaran Letkol Czi Citra Kurniawan.
Jembatan Mendadak Bergoyang Hebat
Enceng menceritakan, sejak awal jembatan sebenarnya sudah terasa bergoyang. Namun, kondisi tersebut berubah menjadi sangat menegangkan ketika guncangan semakin kuat.
“Jembatan sudah goyang tidak seperti biasanya, goyang ke samping kuat sekali. Pas Ibu Bupati selesai bilang enggak takut, tiba-tiba jembatannya bergoyang hebat sampai mata saya merem melek saking gila-gilanya,” kenang Enceng, sebagaimana diberitakan Kompas.com.
Guncangan tersebut membuat orang-orang yang berada di atas jembatan spontan berpegangan erat untuk mempertahankan keseimbangan.
Dalam situasi penuh kepanikan tersebut, konstruksi jembatan kemudian mengalami kerusakan hingga membuat rombongan berada dalam kondisi yang sangat mengkhawatirkan.
Beruntung, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan jatuh ke sungai dalam insiden tersebut.
Trauma dan Sakit Pinggang hingga Malam
Meski berhasil selamat, Enceng mengaku mengalami kepanikan yang luar biasa. Pengalaman tersebut bahkan membuatnya masih merasakan dampak fisik dan psikologis setelah kejadian.
Ia mengalami sakit pinggang atau dalam istilah Sunda disebut “nyeuri cangkeng” setelah berusaha keras mempertahankan keseimbangan ketika jembatan berguncang.
Rasa takut tersebut juga terbawa hingga malam. Enceng mengaku kesulitan tidur karena masih terbayang-bayang kemungkinan dirinya dan rombongan terjatuh ke sungai.
Bagi Enceng, peristiwa tersebut menjadi pengalaman traumatis yang tidak mudah dilupakan.
Kelaikan Jembatan Jadi Sorotan
Insiden jembatan gantung Pongpet yang terjadi ketika rombongan kepala daerah melintas turut menyoroti kondisi sarana penyeberangan yang digunakan masyarakat.
Peristiwa tersebut menjadi pengingat pentingnya memastikan kondisi konstruksi dan tingkat keamanan jembatan, terutama fasilitas yang digunakan warga untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.
Kejadian ini juga menjadi perhatian karena berlangsung ketika rombongan Bupati Pangandaran tengah melakukan kunjungan kerja.
Tidak adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut menjadi hal yang patut disyukuri. Namun, pengalaman yang dialami Enceng dan rombongan menunjukkan betapa pentingnya pemeriksaan serta pemeliharaan sarana penyeberangan secara berkala untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Keterangan lebih lanjut mengenai kondisi jembatan, penyebab kerusakan, serta langkah perbaikan selanjutnya masih menunggu penjelasan dari pihak terkait.
