GRIB Jaya Bantah Terlibat Kerusuhan Demo di Depan DPR/MPR, Hercules Klaim Instruksikan Anggota Jaga Ketertiban

0
1787943436419

Sorotan Publik — Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya membantah tudingan keterlibatan organisasi tersebut dalam kerusuhan yang terjadi di sekitar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat.

Kuasa hukum GRIB Jaya, Wilson Colling, menegaskan bahwa tidak ada instruksi dari Ketua Umum GRIB Jaya, Rosario de Marshall alias Hercules, kepada anggota organisasi untuk turun mengikuti demonstrasi pada Kamis.

Menurut Colling, Hercules justru meminta anggota GRIB Jaya tidak ikut dalam aksi demonstrasi dan membantu menjaga keamanan serta ketertiban.

GRIB Jaya Tegaskan Tidak Terlibat

Wilson Colling menyatakan GRIB Jaya secara kelembagaan tidak terlibat dalam kerusuhan yang terjadi di sekitar lokasi demonstrasi.

Ia mengatakan, organisasi tersebut memahami bahwa setiap pergerakan massa dalam situasi seperti itu harus memperhatikan ketertiban dan keamanan.

Menurut Colling, keputusan untuk tidak turun dalam aksi merupakan bentuk dukungan GRIB Jaya kepada aparat penegak hukum dalam menjaga situasi Jakarta tetap kondusif.

Hercules disebut meminta seluruh pihak ikut menjaga keamanan dan ketertiban karena Jakarta merupakan ruang bersama bagi masyarakat.

GRIB Jaya, kata Colling, juga ingin agar Jakarta tetap berada dalam kondisi damai, aman, dan nyaman.

Nama GRIB Jaya Disebut Warganet

Sebelumnya, nama GRIB Jaya ramai disebut oleh warganet terkait kericuhan yang terjadi di sekitar kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat.

Namun, pihak GRIB Jaya membantah keterlibatan organisasi secara institusional dalam peristiwa tersebut.

Sementara itu, situasi di sejumlah wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Barat sempat memanas dari Kamis malam hingga Jumat pagi setelah berlangsungnya aksi demonstrasi.

Polda Metro Jaya menyebut adanya kelompok massa yang diduga bukan merupakan bagian dari kelompok yang menyampaikan aspirasi secara damai.

Menurut kepolisian, sebagian massa diduga datang dengan tujuan membuat kericuhan. Aparat kemudian melakukan pengamanan dan mengambil tindakan terhadap massa yang dinilai mengganggu ketertiban umum.

Hercules Imbau Demonstrasi Tetap Tertib

Sebelumnya, Ketua Umum GRIB Jaya Hercules de Marshall menyatakan menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi kepada para wakil rakyat di Senayan.

Namun, ia mengimbau agar penyampaian aspirasi dilakukan secara tertib dan tidak merugikan masyarakat luas.

Hercules juga meminta peserta aksi menyampaikan tuntutan melalui cara yang baik serta ikut menjaga keamanan dan ketertiban Ibu Kota.

Menurutnya, Jakarta merupakan milik bersama sehingga setiap pihak memiliki tanggung jawab untuk menjaga kondisi tetap aman selama berlangsungnya aksi.

Ia juga mengingatkan bahwa Indonesia merupakan negara hukum. Setiap tindakan yang melanggar ketentuan hukum, menurut Hercules, tetap memiliki konsekuensi.

Tegaskan Loyalitas kepada Pemerintah

Dalam keterangannya, Hercules juga menyatakan tidak memiliki kepentingan pribadi dalam rencana demonstrasi tersebut.

Ia menegaskan loyalitasnya kepada Presiden Prabowo Subianto dan meminta agar masyarakat tetap mengedepankan ketertiban dalam menyampaikan aspirasi.

Bantahan GRIB Jaya tersebut menjadi penegasan bahwa organisasi secara institusional mengaku tidak memberikan instruksi kepada anggotanya untuk terlibat dalam aksi demonstrasi maupun kerusuhan.

Sementara itu, untuk memastikan siapa saja yang terlibat dalam kerusuhan, proses penyelidikan aparat menjadi penting agar informasi yang beredar di masyarakat dapat diverifikasi berdasarkan bukti dan keterangan resmi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *