BMKG Akhiri Peringatan Dini Tsunami Pascagempa Magnitudo 7,7 di Filipina

0
IMG-20260617-WA0038

Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi mengakhiri peringatan dini tsunami setelah gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Pantai Selatan Mindanao, Filipina. Hasil pemantauan menunjukkan tidak terjadi kenaikan muka air laut signifikan di wilayah Indonesia.

BMKG mencatat adanya tsunami minor dengan ketinggian sekitar 9 hingga 19 sentimeter yang terpantau di sejumlah wilayah, seperti Loloda, Melonguane, dan Ulu Siau. Kondisi tersebut tidak berkembang menjadi tsunami besar sehingga peringatan dini tsunami dinyatakan berakhir.

Sebelumnya, gempa kuat di Filipina memicu kewaspadaan terhadap potensi tsunami di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya kawasan yang berada di bagian utara Sulawesi dan wilayah pesisir yang berhadapan langsung dengan sumber gempa.

BMKG bersama pemerintah daerah melakukan pemantauan secara intensif setelah gempa terjadi. Masyarakat di wilayah yang sebelumnya mendapat imbauan untuk melakukan evakuasi dapat kembali melakukan aktivitas normal dengan tetap memperhatikan informasi resmi terkait perkembangan kondisi gempa dan laut.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Masyarakat diminta mengikuti informasi resmi mengenai gempa bumi dan potensi tsunami melalui kanal resmi BMKG.

Pemantauan terhadap aktivitas seismik di kawasan tersebut tetap dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan gempa susulan maupun perubahan kondisi laut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *