BATU BARA BAKAL JADI BENSIN! Bahlil Siap Tindaklanjuti Arahan Prabowo, Teknologi Coal to Liquid Mulai Dievaluasi

0
1790070960199

JAKARTA — Batu bara berpotensi dikembangkan menjadi sumber bahan bakar alternatif di Indonesia. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan siap menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mengoptimalkan batu bara sebagai sumber energi, termasuk mengolahnya menjadi gas maupun minyak.

Bahlil mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan energi nasional dengan memanfaatkan sumber energi yang tersedia di dalam negeri.

“Kami sebagai Menteri ESDM akan menindaklanjuti setiap perintah dan arahan Bapak Presiden terkait dengan optimalisasi dalam rangka meningkatkan ketahanan energi dengan memakai sumber energi dalam negeri,” ujar Bahlil, seperti diberitakan ANTARA, Senin (21/9/2026).

Menurut Bahlil, kondisi geopolitik global yang tidak menentu menjadi salah satu pertimbangan pemerintah untuk mengoptimalkan seluruh potensi energi yang dimiliki Indonesia.

Salah satu opsi yang tengah dikembangkan adalah pemanfaatan batu bara sebagai energi alternatif. Bahlil menyebut perkembangan teknologi saat ini memungkinkan batu bara berkalori rendah (low calorie) diolah menjadi gas maupun minyak.

“Sekarang teknologinya itu sudah canggih, di mana batu bara yang low calorie (kalori rendah) itu bisa menghasilkan gas maupun minyak,” kata Bahlil.

Teknologi Coal to Liquid Bukan Hal Baru

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Tri Winarno menjelaskan bahwa teknologi coal to liquid (CTL) atau pencairan batu bara bukan merupakan teknologi baru.

Menurut Tri, Jerman Timur pernah memanfaatkan teknologi tersebut untuk mengolah batu bara menjadi minyak yang kemudian digunakan sebagai bahan bakar.

Teknologi serupa juga masih digunakan di Afrika Selatan melalui Sasol. Pengalaman sejumlah negara tersebut menjadi salah satu rujukan dalam melihat kemungkinan pengembangan teknologi pencairan batu bara di Indonesia.

Meski demikian, pemerintah masih melakukan evaluasi terkait teknologi yang akan digunakan serta potensi batu bara Indonesia yang dapat dikembangkan menjadi minyak.

“Nanti beberapa sedang dievaluasi,” ujar Tri.

Prabowo Dorong Bensin dari Batu Bara

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Indonesia tidak hanya mengembangkan bahan bakar berbasis kelapa sawit.

Dalam acara resepsi kesyukuran 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026), Prabowo mengatakan pemerintah juga akan mengupayakan pembuatan bensin dari batu bara.

Prabowo sebelumnya menyebut Indonesia telah berhasil mengembangkan solar dan bensin berbasis kelapa sawit. Selanjutnya, pemerintah juga akan mengembangkan bahan bakar dari sumber daya batu bara.

Rencana tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong kemandirian energi dengan mengoptimalkan sumber daya domestik.

Namun, pengembangan batu bara menjadi bahan bakar membutuhkan teknologi pengolahan tertentu. Proses tersebut dikenal sebagai coal to liquid, yakni teknologi yang mengubah batu bara menjadi produk hidrokarbon cair melalui proses pengolahan tertentu.

Dengan teknologi tersebut, batu bara tidak secara langsung berubah menjadi bensin, melainkan terlebih dahulu melalui rangkaian proses untuk menghasilkan produk bahan bakar cair.

Pemerintah saat ini masih mengevaluasi teknologi dan potensi batu bara Indonesia sebelum menentukan langkah pengembangan lebih lanjut.

Sumber: ANTARA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *