Anggota DPR Nilai Kecelakaan KA Argo Bromo–KRL di Bekasi Timur sebagai Kegagalan Sistemik

0
1777921939304

SOROTAN PUBLIK — Anggota Komisi VI DPR RI, Firnando Ganinduto, menilai kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur bukan sekadar akibat kesalahan manusia (human error), melainkan mencerminkan kegagalan sistemik dalam keselamatan perkeretaapian.

Menurut Firnando, insiden tersebut mengindikasikan belum optimalnya penerapan teknologi keselamatan, seperti sistem persinyalan otomatis (automatic signaling) dan train protection system, yang seharusnya mampu mencegah tabrakan antar kereta. Ia menegaskan, evaluasi menyeluruh harus dilakukan terhadap sistem operasional yang ada.

“Ini bukan sekadar kesalahan individu, tetapi menunjukkan adanya kelemahan dalam sistem keselamatan. Teknologi pengaman seharusnya menjadi lapis perlindungan terakhir,” ujarnya.
Firnando juga mendesak Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia untuk bertanggung jawab atas insiden tersebut, termasuk membuka opsi pengunduran diri sebagai bentuk akuntabilitas publik.

Sementara itu, anggota DPR lainnya, Saiful Huda, mempertanyakan penyebab utama kecelakaan, khususnya terkait tidak berhentinya KA Argo Bromo Anggrek saat mendekati titik kejadian.
Ia menduga terdapat gangguan pada sistem sinyal atau kemungkinan kelalaian dalam operasional di lapangan.

Menurutnya, investigasi mendalam diperlukan untuk memastikan faktor penyebab secara objektif dan transparan.
“Kita perlu mengetahui apakah ini murni kesalahan manusia atau ada masalah pada sistem persinyalan. Ini penting untuk mencegah kejadian serupa di masa depan,” kata Saiful.
Hingga kini, proses investigasi terhadap kecelakaan tersebut masih berlangsung oleh pihak terkait, termasuk evaluasi terhadap standar keselamatan dan prosedur operasional perkeretaapian nasional.

Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya modernisasi sistem keselamatan transportasi publik di Indonesia, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan kebutuhan akan layanan transportasi yang aman dan andal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *