Nita Thalia Bangun Tiga Masjid di Jawa Barat, Pilih Wujudkan Cita-Cita Bersedekah

0
1787678698049

JAKARTA — Penyanyi dangdut Nita Thalia mendapat perhatian publik setelah dikabarkan mewujudkan salah satu cita-citanya dengan membangun tiga masjid di tiga wilayah berbeda di Jawa Barat.

Di tengah sorotan terhadap kehidupan selebritas dan gaya hidup mewah yang kerap ditampilkan di media sosial, Nita Thalia justru memilih mengalokasikan sebagian rezekinya untuk kegiatan sosial dan keagamaan.

Tiga masjid yang disebut dibangun Nita Thalia berada di Ciamis, Karawang, dan Bandung. Selain membangun tempat ibadah, ia juga disebut turut mendirikan fasilitas pendidikan agama serta memberikan perhatian kepada anak-anak yatim.

Masjid An-Nur di Ciamis

Masjid pertama yang dikaitkan dengan Nita Thalia adalah Masjid An-Nur yang berada di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Masjid tersebut disebut mulai dibangun pada 2015, ketika karier Nita Thalia di dunia musik tengah berkembang. Pembangunan masjid itu dilakukan bersama mendiang suaminya.

Masjid tersebut menjadi bagian dari perjalanan sosial dan keagamaan Nita Thalia yang terus berlanjut hingga kini.

Masjid At-Tabarok di Karawang

Masjid kedua disebut bernama Masjid At-Tabarok yang berada di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Selain tempat ibadah, Nita Thalia juga disebut membangun madrasah di kawasan tersebut. Kehadiran fasilitas pendidikan agama itu diharapkan dapat membantu anak-anak di sekitar lingkungan masjid mendapatkan akses pendidikan keagamaan.

Masjid Al-Kautsar di Bandung

Masjid ketiga disebut bernama Masjid Al-Kautsar yang berada di Bandung, Jawa Barat.

Pembangunan masjid tersebut menjadi bagian dari cita-cita Nita Thalia untuk menyediakan tempat ibadah yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

Bagi Nita Thalia, membangun masjid, mendirikan madrasah, serta menyantuni anak yatim merupakan cita-cita yang telah lama ia panjatkan dalam doa selama menjalani karier di dunia hiburan.

Memaknai Rezeki dengan Berbagi

Kisah tersebut mendapat respons positif dari masyarakat karena menunjukkan bahwa popularitas dan rezeki yang diperoleh dari dunia hiburan juga dapat diarahkan untuk kegiatan sosial.

Pembangunan rumah ibadah dan fasilitas pendidikan tidak hanya memberikan manfaat secara fisik, tetapi juga berpotensi menjadi amal jariyah apabila dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk kepentingan masyarakat.

Kisah Nita Thalia sekaligus menjadi pengingat bahwa keberhasilan seseorang tidak selalu harus diukur dari apa yang dimiliki atau ditampilkan kepada publik, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dapat diberikan kepada orang lain.

Bagi masyarakat yang mendapatkan manfaat dari keberadaan masjid dan madrasah tersebut, pembangunan fasilitas keagamaan menjadi bentuk kepedulian yang dapat dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *