Pratu Rizky Kurniawan Gugur dalam Baku Tembak di Mimika, Rumah Duka di Sumatera Barat Dipenuhi Pelayat
17 Agustus 2026 menjadi hari penuh duka bagi keluarga Pratu Rizky Kurniawan. Prajurit TNI tersebut dilaporkan menjadi korban baku tembak dengan kelompok bersenjata di wilayah Mimika, Papua, saat menjalankan tugas di sebuah pos perbatasan.
Pratu Rizky disebut mengalami luka tembak di bagian kepala. Dalam insiden yang sama, dua prajurit lainnya juga dilaporkan mengalami luka tembak pada bagian tubuh berbeda.
Kabar gugurnya Pratu Rizky membawa duka mendalam bagi keluarga dan kerabatnya di Sumatera Barat. Rumah duka mulai didatangi para pelayat yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum sekaligus menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.
Jenazah Pratu Rizky Kurniawan rencananya akan tiba di Padang pada pagi hari untuk kemudian disemayamkan sebelum proses pemakaman.
Kepergian Pratu Rizky menjadi pengingat atas risiko yang dihadapi para prajurit ketika menjalankan tugas di wilayah yang masih memiliki potensi konflik keamanan.
Bagi keluarga, kehilangan seorang putra pada momentum peringatan Hari Kemerdekaan tentu menjadi pukulan yang sangat berat. Namun, pengabdian almarhum dalam menjalankan tugas negara akan menjadi bagian dari kenangan yang terus melekat bagi keluarga dan rekan-rekannya.
Ucapan belasungkawa dan doa terus mengalir untuk Pratu Rizky Kurniawan. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan dalam menghadapi kehilangan.
Peristiwa tersebut juga kembali menyoroti pentingnya upaya menjaga keamanan dan menciptakan situasi yang lebih damai di Papua agar masyarakat maupun aparat dapat menjalankan aktivitas tanpa terus dibayangi ancaman kekerasan.
