Korban Tewas Kecelakaan Feri di Danau Kariba Zimbabwe Meningkat Jadi 80 Orang

0
IMG-20260817-WA0036

SOROTAN PUBLIK – Jumlah korban tewas dalam kecelakaan feri di Danau Kariba, Zimbabwe, meningkat menjadi 80 orang setelah delapan jenazah kembali ditemukan pada Minggu (16/8). Kapal tersebut terbalik pada Selasa (11/8) ketika menghadapi gelombang dan angin kencang di perairan Danau Kariba yang berada di perbatasan Zimbabwe dan Zambia.

Kapal yang dioperasikan Rural Infrastructure Development Agency (RIDA) tersebut memiliki kapasitas sekitar 90 penumpang. Namun, polisi menyebut kapal dalam kondisi kelebihan muatan dan diperkirakan membawa lebih dari 120 orang. Laporan lain menyebut jumlah penumpang dan awak bisa mencapai sekitar 153 orang. Sebanyak 77 orang berhasil diselamatkan.

Operasi pencarian dan pemulihan korban terus dilakukan oleh aparat serta tim penyelamat. Sejumlah jenazah telah berhasil dievakuasi dari sekitar lokasi kecelakaan, sementara pencarian masih berlanjut untuk memastikan tidak ada korban lain yang tertinggal.

Kecelakaan tersebut menjadi salah satu tragedi transportasi air paling mematikan di Zimbabwe dalam beberapa tahun terakhir. Besarnya jumlah korban juga kembali menyoroti persoalan keselamatan transportasi di kawasan Danau Kariba, terutama terkait kapasitas kapal dan kondisi cuaca.

Presiden Zimbabwe Emmerson Mnangagwa menyatakan tragedi tersebut sebagai bencana nasional. Pemerintah juga memberikan dukungan kepada keluarga korban, termasuk bantuan medis, psikologis, dan pemakaman. Upacara penghormatan terhadap para korban turut digelar di Kariba.

Danau Kariba merupakan salah satu perairan terbesar di Afrika dan menjadi bagian penting bagi kehidupan masyarakat di kawasan perbatasan Zimbabwe-Zambia. Tragedi ini meninggalkan duka mendalam sekaligus menjadi pengingat pentingnya standar keselamatan, pengawasan kapasitas penumpang, serta kesiapsiagaan menghadapi perubahan cuaca di perairan.

Pencarian korban masih menjadi prioritas utama. Pemerintah dan tim penyelamat diharapkan dapat menuntaskan proses evakuasi serta memberikan kepastian kepada seluruh keluarga yang masih menunggu kabar mengenai anggota keluarganya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *