Tiga Perwira TNI AU Perkuat Kapabilitas Penerbangan melalui BPACS di Amerika Serikat
Tiga perwira TNI Angkatan Udara, Kolonel Tek Yusuf Nugroho, S.T., M.Han., Letkol Sus Angel A. Luntungan, S.S., M.M., dan Letkol Pnb Fahmi Aldila, S.Sos., mengikuti Building Partners Aviation Capability Seminar (BPACS) yang diselenggarakan United States Air Force Special Operations School (USAFSOS) di Hurlburt Field AFB, Florida, Amerika Serikat, pada 31 Juli hingga 14 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi para peserta di bidang penerbangan sekaligus membangun lingkungan penerbangan yang profesional dan aman.
BPACS Perkuat Kapabilitas Penerbangan
BPACS merupakan program pelatihan tahunan yang dirancang untuk memperkuat kemampuan mitra internasional di bidang operasi penerbangan, termasuk aspek perencanaan, keselamatan, dan keamanan.
Seminar ini diikuti oleh perwira dari berbagai negara sahabat. Forum tersebut menjadi ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman mengenai tantangan serta perkembangan operasi penerbangan modern.
Bagi TNI AU, keikutsertaan tiga perwira tersebut menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan dan meningkatkan kompetensi melalui pengalaman dalam lingkungan pendidikan dan pelatihan internasional.
Perkuat Kerja Sama Indonesia-Amerika Serikat
Keikutsertaan dalam BPACS juga menjadi sarana memperkuat hubungan dan kerja sama internasional antara Indonesia dan Amerika Serikat, khususnya dalam bidang penerbangan dan pengembangan sumber daya manusia.
Pengetahuan serta pengalaman yang diperoleh diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme ketiga perwira TNI AU dan mendukung upaya peningkatan keselamatan serta keamanan penerbangan di lingkungan TNI AU.
Melalui partisipasi aktif dalam forum internasional seperti BPACS, TNI AU terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan sumber daya manusia dan menjalin kemitraan strategis dengan negara-negara sahabat.
Ilmu dan pengalaman yang diperoleh diharapkan dapat ditularkan kepada personel lainnya di lingkungan TNI AU sehingga memberikan manfaat lebih luas bagi peningkatan kapabilitas secara menyeluruh.
Partisipasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya TNI AU untuk terus membangun kekuatan udara yang profesional, modern, adaptif, dan mampu berkontribusi terhadap perdamaian serta stabilitas kawasan.
