Sidak Gabungan di SPBU Jambi Temukan Penyalahgunaan Barcode BBM Subsidi
JAMBI — Tim gabungan dari Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Unit Tipidter Satreskrim Polresta Jambi, dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Jambi menemukan indikasi penyalahgunaan barcode BBM bersubsidi saat melakukan inspeksi mendadak di SPBU Talang Gulo dan SPBU Pal V, Kota Jambi. Operasi tersebut merupakan bagian dari upaya pengawasan untuk memastikan penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam sidak tersebut, petugas menemukan dua barcode kendaraan yang tidak sesuai dengan identitas fisik kendaraan. Temuan ini menjadi perhatian karena ketidaksesuaian antara barcode dan kendaraan dapat mengindikasikan adanya potensi penyalahgunaan dalam penyaluran BBM bersubsidi.
Dokumen digital yang ditemukan bermasalah kemudian diamankan oleh petugas dan diserahkan kepada Pertamina Patra Niaga untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penyebab ketidaksesuaian sekaligus menelusuri kemungkinan adanya pelanggaran atau keterlibatan pihak tertentu.
Kanit Tipidter Satreskrim Polresta Jambi, Iptu Dhea Cakra Tirta, menyampaikan bahwa hingga pemeriksaan dilakukan, pihaknya belum menemukan unsur tindak pidana dalam temuan tersebut. Meski demikian, pengawasan terhadap penyaluran BBM bersubsidi akan terus dilakukan secara rutin.
Menurutnya, pengawasan berkelanjutan diperlukan untuk mencegah dan menekan potensi penyalahgunaan BBM bersubsidi di berbagai SPBU di wilayah Kota Jambi. Komoditas bersubsidi tersebut harus dipastikan diterima oleh masyarakat yang memang memiliki hak sesuai dengan ketentuan pemerintah.
Selain memeriksa administrasi dan validitas barcode, tim gabungan juga melakukan pengujian terhadap kualitas BBM jenis Pertalite dan Solar yang dijual di kedua SPBU tersebut. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kualitas dan takaran BBM dinyatakan sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Hasil tersebut memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa BBM yang disalurkan melalui kedua SPBU tersebut memenuhi standar kualitas dan takaran yang berlaku. Pemeriksaan juga menjadi bagian dari pengawasan untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap distribusi energi.
Sales Branch Manager Fuel I Jambi PT Pertamina Patra Niaga, Abdillah Rorke, mengingatkan bahwa BBM bersubsidi diperuntukkan bagi masyarakat yang memenuhi kriteria sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Ia mengimbau masyarakat yang dinilai mampu untuk menggunakan BBM nonsubsidi sebagai bagian dari upaya menjaga ketersediaan BBM bersubsidi bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan.
Pertamina juga memastikan ketersediaan pasokan BBM, termasuk Solar yang mengalami peningkatan permintaan di wilayah Jambi. Penyaluran BBM tetap dilakukan berdasarkan kuota yang telah ditetapkan pada masing-masing SPBU.
Meskipun terjadi peningkatan permintaan, Pertamina berkomitmen menjaga stabilitas pasokan agar masyarakat tetap dapat memperoleh BBM dengan lancar. Pengawasan distribusi juga akan terus diperkuat guna memastikan penyaluran berjalan sesuai aturan.
Sidak gabungan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa sistem barcode dalam pembelian BBM bersubsidi harus digunakan secara tepat dan sesuai dengan identitas kendaraan yang terdaftar. Masyarakat juga diharapkan turut mengawasi apabila menemukan dugaan penyalahgunaan dalam distribusi BBM bersubsidi.
Dengan pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan oleh aparat dan pihak terkait, penyaluran BBM bersubsidi diharapkan semakin tepat sasaran. Upaya tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga agar subsidi energi benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat yang berhak sekaligus mencegah terjadinya kebocoran dalam sistem distribusi.
