Wakili Presiden Prabowo, Yusril Hadiri Milad ke-10 PMI Dea Malela dan Tegaskan Komitmen Bangun SDM Unggul

0
1784543179446

Sumbawa – Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra mewakili Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri acara Tasyakuran Milad ke-10 Pesantren Modern Internasional (PMI) Dea Malela di Pamanto, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, Jumat (18/7).

Dalam sambutannya, Yusril menyampaikan salam hangat serta apresiasi Presiden Prabowo Subianto kepada pendiri PMI Dea Malela, Prof. Dr. K.H. Din Syamsuddin, beserta seluruh jajaran pengasuh dan para santri atas kontribusinya dalam memajukan pendidikan Islam di Indonesia.

Menurut Yusril, pemerintah menilai PMI Dea Malela telah berkembang menjadi salah satu pusat pendidikan Islam modern yang visioner di kawasan Indonesia Timur. Selama satu dekade perjalanan, pesantren tersebut dinilai konsisten mencetak generasi muda yang unggul secara intelektual, memiliki wawasan global, sekaligus berkarakter dan berlandaskan nilai-nilai spiritual.

Ia menegaskan, arah pengembangan pendidikan di PMI Dea Malela sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas, memperkuat penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta memantapkan ideologi kebangsaan.

Yusril juga menyoroti keberadaan santri yang berasal dari berbagai negara, seperti Rusia, Thailand, Kamboja, hingga Timor Leste. Menurutnya, hal tersebut menjadi bukti nyata bahwa PMI Dea Malela telah mampu menghadirkan pendidikan Islam bertaraf internasional dengan semangat “From Sumbawa to the World”.

Kehadiran para santri mancanegara menunjukkan bahwa Indonesia semakin diakui sebagai pusat peradaban Islam yang moderat (wasathiyah), inklusif, dan damai. Nilai-nilai tersebut diharapkan terus menjadi kekuatan bangsa dalam membangun persaudaraan serta kerja sama internasional di bidang pendidikan dan kebudayaan.

Menutup sambutannya, Yusril mengucapkan selamat Milad ke-10 kepada keluarga besar PMI Dea Malela. Ia berharap pesantren tersebut terus berkembang sebagai lembaga pendidikan yang mampu melahirkan generasi penerus bangsa, ulama, intelektual, dan pemimpin masa depan yang berakhlak mulia serta mampu bersaing di tingkat global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *