Krisis Air Bersih Kepulauan Aru: Warga Dosinamalau Terpaksa Minum Air Lumpur demi Bertahan Hidup

0
IMG-20260713-WA0149

KEPULAUAN ARU – Krisis air bersih masih menjadi persoalan serius yang dihadapi masyarakat Desa Dosinamalau, Kecamatan Aru Utara Timur Batuley, Kabupaten Kepulauan Aru, Provinsi Maluku. Di tengah berbagai pembangunan yang terus berlangsung di Indonesia, warga di wilayah paling timur tersebut masih harus berjuang untuk memperoleh kebutuhan dasar berupa air bersih.

Keluhan warga menggambarkan kondisi yang memprihatinkan. Mereka harus berjalan kaki sekitar satu kilometer menuju daratan untuk mengambil air bersih, kemudian memikulnya kembali ke kampung setiap hari. Ketika musim kemarau tiba dan sumber air mulai mengering, sebagian warga terpaksa menggunakan air keruh bercampur lumpur untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kami tidak mampu lagi memikul air dari darat turun ke kampung. Jaraknya sangat jauh, sekitar satu kilometer. Karena krisis air di kampung kami, kami terpaksa meminum air yang bercampur lumpur,” ungkap salah seorang warga.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena akses terhadap air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Selain menyulitkan aktivitas sehari-hari, penggunaan air yang tidak layak konsumsi juga berpotensi menimbulkan berbagai masalah kesehatan.

Permasalahan air bersih bukan hanya dialami Desa Dosinamalau. Sejumlah wilayah lain di Kabupaten Kepulauan Aru juga menghadapi tantangan serupa, terutama saat musim kemarau. Sebelumnya pemerintah pernah menyalurkan bantuan air bersih ke beberapa wilayah terdampak, namun langkah tersebut masih bersifat sementara dan belum menjadi solusi jangka panjang.

Masyarakat berharap pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dapat menghadirkan solusi permanen melalui pembangunan sarana air bersih seperti sumur bor, jaringan perpipaan, bak penampungan air, maupun sistem distribusi air yang memadai sehingga kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi.

Pemerataan pembangunan menjadi harapan utama warga agar masyarakat di daerah terluar Indonesia memperoleh pelayanan dasar yang setara. Dengan tersedianya akses air bersih yang layak, kualitas kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat di Kepulauan Aru diharapkan dapat meningkat secara berkelanjutan.

Krisis air bersih di Desa Dosinamalau menjadi pengingat bahwa pemerataan pembangunan dan pelayanan dasar masih menjadi tantangan yang memerlukan perhatian bersama, sehingga seluruh masyarakat Indonesia dapat menikmati hak yang sama atas akses air bersih yang aman dan layak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *