Kebakaran Hebat di Kawasan Pertokoan Padang, Kerugian Ditaksir Rp3 Miliar

0
1791794795348-1

PADANG — Kebakaran hebat melanda kawasan pertokoan di Jalan Jawa Gadut, RT 4/RW 2, Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat, Senin (12/10/2026) pagi. Kerugian akibat peristiwa tersebut ditaksir mencapai Rp3 miliar.

Berdasarkan pantauan Sumbarkita di lokasi kejadian, sejumlah bangunan pertokoan mengalami kerusakan parah akibat dilalap api. Area yang terdampak telah dipasangi garis polisi untuk kepentingan penanganan lebih lanjut.

Sejumlah kendaraan yang berada di sekitar lokasi juga tampak terbakar. Sementara itu, arus lalu lintas di kawasan kejadian dilaporkan terganggu akibat insiden tersebut.

Seorang saksi mata bernama Fidan (38) mengatakan, api mulai terlihat membubung sekitar pukul 07.15 WIB. Sebelum kebakaran diketahui, saksi mengaku mendengar suara dentuman keras dari arah deretan pertokoan.

Suara dentuman tersebut menjadi salah satu informasi awal yang perlu ditelusuri lebih lanjut oleh pihak berwenang untuk mengetahui rangkaian kejadian sebelum api membesar.

Hingga informasi ini disusun, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan berdasarkan keterangan yang tersedia. Penyelidikan lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui sumber api serta memastikan apakah terdapat faktor lain yang memicu kebakaran.

Besarnya taksiran kerugian juga masih perlu dikonfirmasi melalui pendataan dan pemeriksaan pihak terkait. Informasi mengenai kemungkinan korban jiwa maupun luka-luka belum tercantum dalam keterangan awal yang tersedia.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di kawasan pertokoan, terutama untuk mencegah api menyebar dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.

Catatan redaksi: Informasi mengenai penyebab kebakaran, jumlah bangunan dan kendaraan yang terdampak, serta ada atau tidaknya korban perlu diperbarui setelah diperoleh keterangan resmi dari pihak berwenang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *