Airlangga Hartarto Kenang Guruh Soekarnoputra: Bukan Sekadar Maestro, tetapi Pejuang Kebudayaan Indonesia

0
1790548822124

JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra, sosok seniman dan budayawan yang dinilai memiliki dedikasi besar terhadap seni, budaya, bangsa, dan kemanusiaan.

Airlangga bersama Ibu Yanti menyempatkan diri melayat ke kediaman Guruh Soekarnoputra. Dalam kesempatan tersebut, Airlangga mengenang Guruh bukan hanya sebagai seorang sahabat, tetapi juga sebagai maestro dan seniman yang memiliki kecintaan besar terhadap Indonesia.

“Hari ini kita semua kehilangan seorang sosok yang begitu hangat, peduli, penuh dedikasi dalam mencintai bangsa ini, menjaga dan mengembangkan seni serta budaya Indonesia yang kaya,” tulis Airlangga dalam ungkapan dukanya.

Menurut Airlangga, Guruh memiliki tempat tersendiri bagi banyak orang yang mengenal perjalanan hidup dan perjuangannya dalam bidang kebudayaan.

Baginya, Guruh bukan sekadar seniman dengan karya-karya besar, tetapi juga seorang pejuang yang menyalurkan kecintaannya kepada Indonesia melalui jalur kebudayaan.

“Bagi kami, Mas Guruh bukan hanya seorang sahabat, bukan hanya seorang maestro, seniman jenius dengan karya-karya yang hebat, tetapi juga seorang pejuang yang membawa kecintaannya yang besar pada Indonesia melalui jalan kebudayaan,” ungkap Airlangga.

Airlangga juga mengenang berbagai cerita, pengalaman, dan persahabatan yang pernah terjalin bersama Guruh. Menurutnya, kenangan tersebut akan tetap hidup meskipun sosok Guruh telah berpulang.

Semangat dan pengabdian Guruh terhadap negara dan bangsa, rakyat serta kemanusiaan, menurut Airlangga, akan menjadi bagian penting dari jejak yang ditinggalkan bagi generasi berikutnya.

“Banyak kenangan, cerita, dan persahabatan yang akan selalu kami ingat,” tuturnya.

Airlangga menilai pengabdian Guruh terhadap seni dan budaya Nusantara merupakan warisan yang akan terus dikenang.

Semangatnya dalam menjaga dan mengembangkan kebudayaan Indonesia tidak hanya meninggalkan karya, tetapi juga pesan penting bahwa kebudayaan merupakan salah satu jalan untuk memperkuat kecintaan terhadap tanah air.

“Semangat dan pengabdian Mas Guruh untuk negara-bangsa, untuk rakyat dan kemanusiaan, untuk seni dan budaya Nusantara, akan terus menjadi bagian dari jejak dan legacy yang beliau tinggalkan untuk kita semua,” kata Airlangga.

Guruh Soekarnoputra dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam perjalanan seni dan kebudayaan Indonesia. Kepergiannya meninggalkan duka bagi keluarga, sahabat, seniman, budayawan, serta masyarakat yang selama ini mengenal karya dan dedikasinya.

Airlangga pun menutup ungkapan dukanya dengan doa bagi almarhum.

“Selamat jalan, Mas Guruh. Al-Fatihah,” ujar Airlangga.

Kepergian Guruh bukan hanya menjadi kehilangan bagi keluarga dan sahabat, tetapi juga menjadi momentum untuk kembali mengingat pentingnya menjaga warisan seni dan budaya Indonesia.

Karya boleh lahir dari seorang manusia, tetapi nilai kebudayaan yang diperjuangkan dapat terus hidup ketika generasi setelahnya bersedia merawat dan meneruskannya.

Selamat jalan, Guruh Soekarnoputra. Semoga seluruh pengabdian, karya dan perjuangan kebudayaan yang telah ditorehkan menjadi warisan yang terus hidup bagi Indonesia. Al-Fatihah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *