36 Negara Sepakati Tribunal Internasional untuk Vladimir Putin, Tekanan Diplomatik terhadap Rusia Meningkat
SOROTAN PUBLIK – Sebanyak 36 negara bersama Uni Eropa menyepakati pembentukan tribunal internasional khusus untuk menangani dugaan kejahatan agresi terhadap Ukraina yang dikaitkan dengan invasi Rusia sejak 2022. Kesepakatan tersebut dicapai dalam forum tingkat tinggi Dewan Eropa dan menjadi langkah baru dalam upaya hukum internasional terkait konflik Rusia–Ukraina.
Tribunal khusus itu direncanakan berkedudukan di The Hague, kota yang selama ini dikenal sebagai pusat berbagai lembaga hukum internasional. Inisiatif tersebut dipandang sebagai upaya menutup celah hukum yang dinilai belum sepenuhnya dapat dijangkau oleh mekanisme yang ada di International Criminal Court. Rusia bukan pihak penandatangan Statuta Roma, sehingga terdapat keterbatasan yurisdiksi dalam perkara dugaan agresi.
Negara-negara seperti Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Polandia, serta sejumlah negara Eropa lainnya ikut mendukung pembentukan tribunal tersebut. Di luar Eropa, Australia dan Kosta Rika juga termasuk negara yang bergabung dalam kesepakatan itu.
Pemerintah Ukraina menyambut langkah tersebut dan menyebutnya sebagai fase penting dalam upaya mencari pertanggungjawaban hukum atas konflik yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. Sejumlah pejabat Eropa bahkan menyebut pembentukan tribunal ini sebagai “titik yang sulit untuk kembali ke belakang” dalam proses pencarian keadilan internasional.
Namun, sejumlah pengamat menilai jalan tribunal ini tidak akan mudah. Rusia sebelumnya berulang kali menolak tuduhan terhadap pemerintahnya dan menyebut berbagai upaya serupa bermuatan politik. Selain itu, terdapat tantangan hukum dan praktik karena status kepala negara aktif sering memunculkan isu kekebalan hukum internasional.
Dari perspektif geopolitik, langkah ini bukan sekadar persoalan hukum. Keputusan tersebut juga dapat dibaca sebagai peningkatan tekanan diplomatik terhadap Rusia di tengah konflik Ukraina yang hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda berakhir.
