PEMUDA PANCASILA CIRACAP BANGUN MASJID, JADI JAWABAN ATAS STIGMA NEGATIF ORGANISASI
Sorotan Publik — Gerimis yang mengguyur Kampung Babakan Sawah RT 25/07, Desa Ciracap, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, tidak menyurutkan semangat anggota Pemuda Pancasila Kecamatan Ciracap untuk memulai pembangunan sebuah masjid.
Pembangunan tersebut diawali dengan prosesi peletakan batu pertama Masjid Pemuda Pancasila PAC Ciracap yang dilakukan Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Sukabumi, Heru Herlambang.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimcam Ciracap, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta anggota Pemuda Pancasila dari delapan desa di Kecamatan Ciracap.
Bangunan masjid dirancang berukuran 12 x 12 meter dengan luas mencapai 144 meter persegi. Masjid satu lantai tersebut mengusung konsep modern minimalis dan diperkirakan mampu menampung sekitar 70 hingga 90 jemaah.
Selain dilengkapi kubah kecil dan menara, masjid juga menggunakan warna dominan loreng khas Pemuda Pancasila sebagai bagian dari identitas organisasi.
Heru: Pembangunan Masjid Jadi Jawaban atas Stigma Negatif
Dalam sambutannya, Heru Herlambang mengatakan pembangunan masjid tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kegiatan sosial dan keagamaan organisasi sekaligus jawaban terhadap stigma negatif yang selama ini kerap dilekatkan kepada Pemuda Pancasila.
“Kata siapa Pemuda Pancasila arogan? Kalau dibina dengan baik, banyak sisi positif yang muncul. Ini menjadi jawaban atas pandangan miring masyarakat selama ini,” ujar Heru.
Menurutnya, pembangunan masjid yang diprakarsai langsung oleh organisasi kepemudaan merupakan sesuatu yang relatif jarang dilakukan.
Heru bahkan menyebut pembangunan tersebut sebagai salah satu langkah yang patut diapresiasi karena organisasi tidak hanya membantu pembangunan rumah ibadah, tetapi turut menjadi penggagas pembangunan.
“Kalau membantu pembangunan masjid mungkin sudah biasa. Tapi kalau menjadi penggagas pembangunan, ini mungkin yang pertama di Sukabumi. Bahkan di Indonesia juga masih jarang,” katanya.
Kegiatan Keagamaan Sudah Berjalan
Heru menjelaskan, kegiatan keagamaan di lingkungan PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Ciracap sebenarnya telah berlangsung secara rutin sebelum pembangunan masjid dimulai.
Sejumlah kegiatan yang dilakukan antara lain pengajian, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), hingga pembagian Al-Qur’an kepada masyarakat.
“Kegiatan keagamaannya sudah rutin. Ada MTQ, pengajian, sampai membagikan Al-Qur’an jumbo kepada warga. Jadi pembangunan masjid ini merupakan bagian dari proses perjalanan panjang,” ucapnya.
Dengan hadirnya masjid tersebut, aktivitas keagamaan diharapkan dapat semakin berkembang sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat sekitar.
Dibangun dari Iuran Anggota
Sementara itu, Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Ciracap, Ma’mun Mochamad Nawawi atau yang akrab disapa Bung Awing, menjelaskan pembangunan masjid merupakan hasil iuran atau udunan seluruh anggota Pemuda Pancasila se-Kecamatan Ciracap.
Para anggota tersebut tersebar di delapan desa yang berada di wilayah Kecamatan Ciracap.
Bung Awing berharap pembangunan dapat berjalan lancar hingga selesai dan nantinya masjid dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai pusat ibadah sekaligus tempat kegiatan keagamaan.
“Kami memohon doa dan dukungan agar proses pembangunan berjalan lancar. Nantinya masjid ini diharapkan bisa dimanfaatkan dengan baik, bukan hanya untuk shalat lima waktu, tetapi juga mempererat silaturahmi dan menimba ilmu melalui pengajian rutin,” pungkasnya.
Pembangunan tersebut diharapkan tidak berhenti pada penyelesaian fisik bangunan. Lebih dari itu, keberadaan masjid diharapkan menjadi ruang bersama bagi masyarakat untuk beribadah, mempererat persaudaraan, serta mengembangkan kegiatan sosial dan keagamaan.
Langkah tersebut sekaligus menunjukkan bahwa organisasi kemasyarakatan dapat mengambil peran positif dalam kehidupan masyarakat melalui kegiatan sosial, pendidikan keagamaan, dan pembangunan fasilitas yang memberikan manfaat secara langsung.
