Presiden Prabowo Subianto Janjikan Renovasi Puskesmas dan Sekolah Saat Kunjungi Pulau Miangas

0
1778355882102

SOROTAN PUBLIK — Presiden Prabowo Subianto menyampaikan komitmennya untuk mempercepat pembangunan fasilitas kesehatan, pendidikan, dan sektor nelayan saat mengunjungi Pulau Miangas, wilayah terluar Indonesia di Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.
Dalam pertemuannya bersama masyarakat, Presiden mengaku merasa bahagia dapat bertemu langsung dengan warga Miangas dan mendengar berbagai kebutuhan masyarakat di wilayah perbatasan tersebut.

“Sebuah kebahagiaan bagi saya bisa bertemu dengan saudara-saudara di Pulau Miangas, pulau terluar di Indonesia,” ujar Presiden.
Saat meninjau puskesmas di Miangas, Presiden mengungkapkan bahwa fasilitas kesehatan tersebut ternyata belum mendapatkan perbaikan selama puluhan tahun. Informasi itu disampaikan langsung oleh Menteri Kesehatan kepada Presiden saat kunjungan berlangsung.

Karena itu, Presiden menegaskan pemerintah akan segera melakukan renovasi terhadap puskesmas di seluruh Indonesia sebagai bagian dari pemerataan pelayanan kesehatan nasional.
Tak hanya sektor kesehatan, Presiden juga memastikan program renovasi sekolah akan dilakukan secara besar-besaran mulai tahun ini hingga dua hingga tiga tahun ke depan.

“Semua sekolah di Indonesia akan direnovasi,” tegas Presiden.
Di sektor perikanan dan kesejahteraan nelayan, pemerintah juga akan memberikan bantuan kapal laut berkapasitas 15 GT untuk mendukung aktivitas masyarakat pesisir di Miangas.
Selain itu, pembangunan desa nelayan dijadwalkan dimulai bulan depan dan ditargetkan rampung dalam waktu lima bulan. Kawasan tersebut nantinya akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern seperti pabrik es, gudang pendingin, hingga SPBU khusus nelayan.

Presiden juga mengungkapkan bahwa pada Desember tahun ini pemerintah menargetkan peresmian 1.386 desa nelayan di seluruh Indonesia sebagai bagian dari program penguatan ekonomi maritim nasional.
Kunjungan Presiden ke Pulau Miangas dinilai menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap masyarakat di wilayah terluar Indonesia, sekaligus mempertegas bahwa pembangunan nasional harus dirasakan hingga ke titik paling ujung Nusantara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *