Puan Maharani: APBN Bukan Hanya Soal Besarnya Anggaran, tetapi Kinerja dan Manfaat bagi Rakyat
JAKARTA — Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan bahwa keberhasilan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak semata-mata diukur dari besarnya anggaran yang dibelanjakan pemerintah.
Menurut Puan, ukuran yang lebih penting adalah kinerja pelaksanaan anggaran serta manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.
Puan menyampaikan pandangan tersebut dalam Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027 di Kompleks Parlemen, Jakarta.
Dalam kesempatan itu, Puan menyampaikan sejumlah catatan penting terkait pembangunan nasional dan pemanfaatan APBN. Catatan tersebut menjadi bagian dari perhatian DPR RI dalam menjalankan fungsi anggaran dan pengawasan terhadap kebijakan pemerintah.
Agenda kemudian dilanjutkan dengan penyampaian Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
Manfaat APBN Harus Dirasakan Masyarakat
Puan menekankan bahwa besarnya nilai APBN tidak dengan sendirinya menunjukkan keberhasilan pengelolaan keuangan negara.
Anggaran yang besar harus diikuti dengan kinerja yang terukur serta program yang mampu memberikan manfaat konkret bagi masyarakat.
Dampak tersebut dapat dilihat dari peningkatan kualitas pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, akses pendidikan dan kesehatan, penguatan ekonomi masyarakat, hingga pemerataan pembangunan di berbagai daerah.
Karena itu, pengelolaan APBN membutuhkan perencanaan yang matang, pelaksanaan yang efektif, serta pengawasan agar anggaran negara benar-benar digunakan untuk kepentingan rakyat.
DPR Kawal Pemanfaatan APBN 2027
Penyampaian RUU APBN 2027 beserta Nota Keuangan menjadi salah satu tahapan penting dalam pembahasan kebijakan anggaran negara.
DPR RI selanjutnya memiliki peran dalam membahas rancangan tersebut bersama pemerintah, termasuk mencermati arah belanja negara, sumber pendapatan, pembiayaan, serta berbagai program prioritas yang akan dijalankan.
Puan menegaskan pentingnya memastikan kebijakan anggaran tidak berhenti pada angka-angka dalam dokumen APBN.
Pada akhirnya, keberhasilan APBN harus terlihat dari perubahan yang dirasakan masyarakat.
Dengan demikian, APBN bukan hanya tentang berapa besar uang negara yang dibelanjakan, melainkan seberapa efektif anggaran tersebut dikelola dan seberapa besar manfaatnya kembali kepada rakyat.
